Startup BANANAS Siap Bertempur di Quick Commerce Groceries

0
681

Startup BANANAS resmi meluncur dengan menghadirkan pengalaman berbelanja dengan konsep quick commerce. Startup ini menawarkan layanan yang menghubungkan konsumen dalam berbelanja groceries (barang kebutuhan sehari-hari).

BANANAS memungkinkan pelanggan untuk dapat berbelanja ribuan barang kebutuhan sehari-hari secara cepat dalam hitungan menit dengan pilihan variasi produk yang beragam, fresh dan harga kompetitif.

Founder & CEO BANANAS Mario Gaw mengatakan layanan quick commerce masih terbilang baru di Indonesia. Namun, pihaknya melihat adanya peluang sangat besar pada groceries market ini terutama mengingat besarnya populasi masyarakat Indonesia dan besarnya pasar untuk barang kebutuhan sehari-hari yang belum tergarap.

“Sejak awal berdiri, kami ingin menciptakan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi konsumen kami dan terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata mario dalam keterangan tertulis.

BANANAS telah mendapat pendanaan awal sebesar US$1 juta pada awal bulan Februari lalu yang dipimpin oleh East Ventures, dengan partisipasi dari SMDV, ARISE, MDI Ventures dan beberapa angel investor lainnya.

Baca Juga :   Startup Mesin Pemasaran Otomatis untuk Kopi Peroleh Pendanaan Seri B dari Cool Japan Fund

Startup ini juga diterima dalam Y Combinator Winter 2022, sehingga BANANAS berhasil mendapatkan dana tambahan sebesar US$500.000 menjadikan total pendanaan awal yang berhasil dihimpun oleh BANANAS menjadi sebesar US$1,5 juta atau sekitar Rp21,5 miliar.

BANANAS mengandalkan hub mikro berbasis teknologi yang disebut dark stores dalam menjalankan bisnisnya. Dark stores ditempatkan di berbagai lokasi strategis mendekati area pemukiman yang memungkinkan BANANAS untuk mengantarkan produk pesanan kepada pelanggan secara instan.

“Pendanaan awal ini akan kami fokuskan untuk mendorong perkembangan bisnis secara cepat diterima oleh pasar dan juga membangun lebih banyak dark stores yang akan menyediakan berbagai macam pilihan produk berkualitas sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kami menargetkan akan membangun lebih banyak dark stores di berbagai lokasi strategis di Jabodetabek hingga akhir tahun ini,” kata Mario.

Founder & CTO BANANAS Kristian Sinaulan mengatakan meskipun BANANAS baru saja berdiri namun pihaknya telah mendapatkan banyak tanggapan positif dari konsumennya. Pembenahan dari sisi teknologi juga difokuskan agar dapat terus melakukan pengiriman pesanan dalam hitungan menit.

Leave a reply

Iconomics