Tim DRRC Universitas Indonesia Masih Dalami Penyebab Kebocoran Pipa Minyak Milik PT Vale

0
99

Pusat Pengurangan Risiko Bencana (Tim Disaster Risk Reduction Center/DRRC) Universitas Indonesia (UI) terjun ke lapangan untuk memeriksa kondisi tumpahan minyak dari pipa milik PT Vale Indonesia Tbk. Disebutkan, tim lapangan memeriksa titik pipa yang mengalami kebocoran, menganalisis penyebab kebocoran dan memeriksa dampak lingkungan yang timbul secara langsung maupun mengukur potensi dampak lebih lanjut sebagai upaya mitigasi.

Sebelumnya, melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) 26 Agustus 2025, Pelaksana Tugas Corporate Secretary PT Vale Indonesia Tbk, Anggun Kara Nataya menyampaikan bahwa pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025, Perseroan menerima laporan bahwa telah terjadi kebocoran pada jalur pipa distribusi minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, yang berlokasi kurang lebih 20 km dari pabrik pengolahan Perseroan.

“Kebocoran diduga disebabkan oleh pergerakan tanah yang mengakibatkan kerusakan pipa,” tulis Anggun.

Untuk menanganhi ini telah dibentuk Tim Terpadu dan pembukaan Pusat Pengaduan dan Informasi yang diorganisasi oleh PT Vale Indonesia Tbk.

Tim Terpadu tersebut terdiri dari unsur masyarakat, pemerintah kabupaten, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat Kepolisian dan TNI.

Baca Juga :   PT Vale Gandeng Antareja Mahada Makmur untuk Jasa Penambangan dan Pengangkutan Material Bijih Nikel

Sampai saat ini, Tim DRRC UI terus berkolaborasi bersama PT Vale Indonesia Tbk dan Tim Terpadu menanggulangi kebocoran minyak, mencegah perluasan kebocoran dan melakukan pemulihan kerusakan.

Terkait penyebab kebocoran hingga saat ini masih dalam studi dan investigasi lebih lanjut dengan terus mengkaji faktor alam yang diduga kuat serta menjadi hipotesa awal penyebab kebocoran pipa yang menyebabkan tumpahan minyak tersebut. Hipotesis tersebut didasarkan pada hasil temuan studi awal (preliminary study) tim DRRC UI terhadap titik kerusakan pipa yang menunjukkan faktor tekanan eksternal (external stress) berupa bending yang dapat disebabkan karena faktor endogen seperti pergerakan tanah, pergeseran lempeng dan atau gempa bumi. Investigasi secara menyeluruh untuk mengetahui akar permasalahan saat ini terus dilakukan sehingga menjadi peluang pembelajaran untuk mencegah kejadian serupa agar tidak berulang kembali di masa datang.

Leave a reply

Iconomics