VinFast Gelontorkan Investasi Lebih dari US$ 1 M Bangun Pabrik di Subang

0
51
Reporter: Rommy Yudhistira

VinFast Indonesia, perusahaan kendaraan listrik (EV) asal Vietnam menggelontorkan total investasi lebih dari US$ 1 miliar atau setara Rp 16,6 triliun untuk membangun fasilitas produksi di Subang, Jawa Barat. Pada tahap pertama, VinFast menginvestasikan lebih dari US$ 300 juta atau sekitar Rp 4,8 triliun.

CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto menjelaskan, dalam tahap pertama pabrik VinFast menyerap tenaga kerja sekitar 900 orang, dengan total kapasitas produksi 50 ribu unit per tahun. Fasilitas itu dilengkapi beberapa lini produksi, yang saling terintegrasi, dan berstandar internasional.

“Kalau produksinya akan di level berapa tentu akan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. VinFast berkomitmen untuk terus mengembangkan pabrik ini menuju fase-fase berikutnya,” kata Kariyanto dalam keterangan resminya di pabrik VinFast, Subang, Jawa Barat, Senin (15/12).

Kemudian, kata Kariyanto, apabila seluruh tahap telah selesai, maka total produksi kendaraan roda 4 yang bisa dihasilkan mencapai 350 ribu unit per tahun. Untuk mencapai tahap tersebut, VinFast akan melihat perkembangan, dan permintaan pasar.

“Selain merakit kendaraan roda 4 di fasilitas pabrik kami di Subang, nanti juga akan merakit atau produksi e-scooter atau motorcycle. Itu yang akan kita kenalkan pada periode berikutnya,” ujar Kariyanto.

Baca Juga :   UOB: Pendanaan Fintech di Asean Naik 3 Kali, Indonesia Nomor 2

Pada tahap awal, lanjut Kariyanto, pabrik memproduksi model EV untuk pasar Indonesia yakni, VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7. Model kendaraan itu dirancang untuk kebutuhan perkotaan, dan menargetkan konsumen muda, serta keluarga modern.

Untuk selanjutnya, ujar Kariyanto, VinFast pun akan memproduksi kendaraan MPV listrik yang disesuaikan dengan kebutuhan komersial, dan layanan. Pasalnya, VinFast menyadari potensi kendaraan MPV sangat besar di Indonesia.

“Kemudian secara penyerapan tenaga kerja tentu kami memprioritaskan tenaga kerja lokal dari masyarakat Subang, atau Jawa Barat. Tujuan kami adalah untuk melakukan alih teknologi atau transfer teknologi juga kepada masyarakat sekitar,” tutur Kariyanto.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics