Bank Muamalat Bidik Peluang Merger atau Akuisisi Sebagai Strategi Mempercepat Pertumbuhan

1
248

Manajemen PT Bank Muamalat Tbk angkat bicara soal kabar adanya salah satu bank nasional yang akan mengakuisisi sahamnya. Bank syariah pertama di Indonesia ini mengakui memang membidik peluang merger atau akuisisi sebagai salah satu strategi mempercepat pertumbuhan. Apalagi saat ini ada kewajiban spin-off atau pemisahan unit usaha syariah dari bank induk.

Hayunaji, Sekretaris Perusahaan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengatakan merger dan akuisisi merupakan bagian dari strategi percepatan pertumbuhan non-organik Bank Muamalat. Strategi tersebut sudah tertuang dalam  Rencana Bisnis Bank.

“Termasuk di dalamnya mencermati peluang yang ada untuk melakukan aksi korporasi berupa merger/akuisisi dengan terbitnya peraturan tentang kewajiban spin-off unit usaha syariah dari bank induk,” ujar Hayunaji dalam keterangan yang diterima Theiconomics.com, Senin (13/11).

Namun, terkait kabar yang santer saat ini bahwa PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan mengakuisisi Bank Muamalat, Hayunaji mengatakan, hal tersebut merupakan kewenangan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Muamalat.

Baca Juga :   Kerja Sama dengan Bank Muamalat, Pendaftaran Haji Reguler Kini Bisa Dilakukan di Kantor Pos

“Terkait dengan pemberitaan tentang rencana akuisisi Bank Muamalat oleh salah satu bank nasional, dapat kami sampaikan bahwa hal ini sepenuhnya merupakan ranah/kewenangan dari BPKH selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Muamalat. Kami tentunya akan mengikuti arahan dan strategi dari PSP,” ujar Hayunaji.

Sejak pekan lalu, santer kabar bahwa BTN – bank BUMN spesialis KPR – akan mengakuisisi Bank Muamalat Tbk. Bila aksi korporasi ini terlaksana, nantiya Unit Usaha Syariah (UUS) BTN akan digabungkan dengan Bank Muamalat sebagai bagian dari pemisahan (spin off) UUS dengan sang induk BTN.

Namun, dihubungi Senin (13/11), Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN), Nixon LP Napitupulu mengatakan belum ada keputusan final terkait rencana akuisisi Bank Muamalat tersebut.

“Belum ada putusan, kita masih mengkaji beberapa pilihan,” ujarnya Nixon yang dihubungi Theiconomics.com melalui  WhatsApp.

Namun, ditanya lebih jauh beberapa pilihan yang dimaksud, Nixon tidak merespons.

Sementara itu, pihak BPKH belum memiliki komentar terkait rencana akuisisi Bank Muamlat tersebut. “Kami belum ada yang bisa di-update,” ujar Nurul Qoyimah, Kepala Divisi Komunikasi dan Kehumasan BPKH.

1 comment

Leave a reply

Iconomics