Harga Tes PCR Rp90.000? Seperti Ini Penjelasan Bio Farma

0
916

Telkom

“Grup Holding BUMN Farmasi pun selalu mengikuti arahan dan mendukung upaya pemerintah dengan segera menetapkan harga layanan tes swab PCR sebesar Rp275.000 untuk pulau jawa dan Rp300.000 di luar pulau Jawa,” kata Honesti.

Intinya Holding BUMN Farmasi sangat mendukung kebijakan pemerintah, dalam penetapan harga PCR dan pihaknya akan selalu berkomitmen untuk mendukung program pemerintah sehingga masyarakat bisa mendapatkan pengetesan yang berkualitas dengan harga terjangkau.

Bio Farma sendiri sudah melakukan inovasi dengan membuat Reagen kit PCR secara mandiri sejak bulan Agustus 2020 yang lalu. Dengan beberapa upaya efisiensi dan peningkatan kapasitas produksi, melalui optimalisasi fasilitas produksi eks flu burung, dari kapasitas awal sebanyak 1,2 juta tes (satuan dari reagan) per bulan, menjadi 2 juta tes per bulan pada Agustus 2021.

Peningkatan kapasitas ini merupakan salah satu faktor utama yang dapat menurunkan harga reagen Bio Farma dari harga Rp250.000 menjadi Rp113.636. Tidak berhenti sampai disitu, upaya optimalisasi fasilitas produksi terus Bio Farma lakukan. Hasil optimalisasi ini, dapat meningkat hingga mencapai 5 juta tes per bulan pada Oktober 2021 lalu.

Baca Juga :   Pemerintah Tempuh 2 Jalur Ini untuk Produksi Vaksin Covid-19

Hal ini tentu saja kembali dapat mempengaruhi harga reagen Bio Farma dari Rp113.636 pada bulan Agustus 2021 menjadi Rp90.000 pada Oktober 2021, diiringi dengan harapan bahwa permintaan juga akan meningkat.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Halaman Berikutnya
1 2

Leave a reply

Iconomics