Maybank Indonesia Pacu Bisnis UKM, Segmen Syariah Jadi Andalan

0
39

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) terus memperkuat pengembangan pembiayaan Small and Medium Enterprise (SME) atau Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia, sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pertumbuhan sektor tersebut.

Sejalan dengan strategi Shariah First yang telah konsisten diimplementasikan sejak 2014, pada 2026 Maybank Indonesia tetap mengandalkan segmen syariah sebagai tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan keuangan nasabah SME. Produk syariah dinilai memiliki berbagai keunggulan dibandingkan produk non-syariah, sekaligus mengedepankan prinsip keadilan (fairness).

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, mengatakan bahwa dukungan jaringan regional Maybank Group dan Maybank Islamic menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan layanan perbankan syariah yang kompetitif dan andal. 

“Fokus untuk memperkuat pembiayaan syariah kami lakukan dengan mempertimbangkan besarnya potensi pasar industri keuangan syariah di Indonesia,” ujarnya, Rabu (17/3).

Dalam pengembangan bisnis ini, Maybank Indonesia mengandalkan produk pembiayaan leasing syariah, yakni Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT), yang menjadi salah satu produk unggulan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan nasabah SME.

Baca Juga :   Inovatif dan Kreatif, Pertamina UMK Academy Jadi Program Pemberdayaan Berkelanjutan versi Marketeers Editor’s Choice Award 2024

Secara keseluruhan, outstanding pembiayaan SME Maybank Indonesia pada 2025 mencapai Rp22,32 triliun. Dari jumlah tersebut, porsi pembiayaan SME syariah terus meningkat, dari 14% pada 2020 menjadi 32% pada 2025. Secara tahunan, pembiayaan SME syariah pada 2025 tumbuh 11,76%.

Ke depan, Maybank Indonesia akan terus mendorong pertumbuhan bisnis SME melalui penguatan sinergi antarentitas dalam Grup Maybank sejalan dengan strategi One Maybank. Melalui program super combo, nasabah SME mendapatkan solusi finansial terintegrasi, mulai dari KPR, pembiayaan kendaraan, payroll, bancassurance, hingga kartu kredit. Bank juga akan mengoptimalkan jaringan cabang sebagai kanal utama pengembangan bisnis SME, sekaligus meningkatkan fokus layanan kepada nasabah eksisting.

Sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan, Maybank Indonesia turut mengoptimalkan Program HERPower, yang bertujuan memberdayakan perempuan melalui kemudahan akses pembiayaan SME. Program ini merupakan inisiatif unggulan Maybank dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan di kawasan ASEAN.

Bianto menambahkan, peningkatan pembiayaan SME pada 2026 akan tetap diimbangi dengan pengelolaan kualitas portofolio yang kuat. Selain itu, Bank juga memperkuat basis solusi transaksional melalui produk tabungan dan giro, serta mendorong pertumbuhan dana murah (CASA) melalui penguatan komunitas bisnis berbasis ekonomi syariah. Per Desember 2025, CASA segmen SME tumbuh 23,5% secara tahunan menjadi Rp17,61 triliun.

Baca Juga :   Loan Market dan Akseleran Berkolaborasi Berikan Akses Pembiayaan dengan Menjaminkan Invoice

Pengembangan bisnis SME ini sejalan dengan program strategis Maybank ROAR30, yakni menjadi mitra pilihan dan terpercaya bagi nasabah dalam mendukung pertumbuhan usaha melalui layanan perbankan yang mudah, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan bisnis.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics