Meski Dihantam Covid-19, Indonesia Tetap Fokus Jadi Negara Maju di 2045
Tangkapan layar YouTube, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Iconomics
Meski terdampak pandemi Covid-19, pemerintah memastikan masih fokus untuk mencapai Indonesia sebagai negara maju pada 2045. Seperti yang diungkapkan Presiden Joko Widodo, pemerintah ingin menjadikan Indonesia sebagai negara dengan perekonomian terbesar ke-4 di dunia pada 2045.
“Itu visi yang sering diungkapkan presiden untuk menjadi RI sebagai negara maju di 2045. Dengan pendapatan per kapita US$ 23.199, struktur ekonomi akan lebih produktif dan sektor jasa yang maju,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sebuah webinar nasional bertajuk Transformasi Ekonomi untuk Indonesia Maju yang Berkelanjutan, Rabu (18/11).
Dalam proyeksi pemerintah, kata Sri Mulyani, selain pendapatan per kapitanya tinggi, pada 2045 Indonesia akan memiliki populasi sekitar 309 juta jiwa. Dari jumlah populasi ini, 52% merupakan umur produktif, 75% hidup di perkotaan dan 80% berpenghasilan menengah.
Akan tetapi, kata Sri Mulyani, untuk mewujudkan proyeksi tersebut tidaklah mudah dan bisa hanya tinggal catatan. Ada syarat yang perlu dipenuhi untuk mencapai itu. Beberapa persyaratan itu antara lain infrastruktur yang memadai, sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, kesiapan mengadopsi teknologi, memiliki perencanaan kewilayahan yang matang, ekonomi dan sektor keuangan yang berkesinambungan, maju dan kredibel.
“Juga perlu dipastikan stabilitas politik dan sistem hukum yang kuat serta berdaulat,” kata Sri Mulyani.
Pandemi, kata Sri Mulyani, mengubah banyak hal. Namun, pemerintah dan Indonesia tidak kehilangan fokus dan arah. Itu tampak dari pertumbuhan ekonomi yang stabil dalam 2 dekade terakhir.
Sementara dalam 5 tahun terakhir, kata Sri Mulyani, pemerintah telah membangun infrastruktur di mana-mana untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga. Pun demikian dengan reformasi birokrasi yang sudah dilakukan dan akan terus tingkatkan lagi.
“Kita bekerja berdasarkan 5 arahan dari presiden yang menjadi pedoman. Mulai dari pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi dan transformasi ekonomi. Jadi, Indonesia akan terus meningkatkan kemampuan menjadi middle income country,” kata Sri Mulyani.