Panen Raya, Stok Beras di Gudang Perum Bulog Masih Tipis

0
299

Meskipun saat ini sudah memasuki panen raya, tetapi stok atau ketersediaan beras di gudang Perum Bulog masih tipis. Di sisi lain, selain menjalankan program stabilisasi harga beras, Bulog juga ditugasi menyalurkan bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat selama Maret, April dan Mei 2023.

“Kami sampaikan stok beras yang dikuasai oleh Perum Bulog sampai dengan 6 April 2023 adalah sebesar 283.883 ton dengan rincian diantaranya stok CBP [cadangan beras pemerintah] sebesar 267.446 ton dan stok komersial sebesar 16.437 ton,” ungkap Dirktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (11/4).

Pria yang disapa Buwas ini mengatakan, ke depan cadangan beras Bulog akan terus bertambah dengan meningkatnya realisasi pengadaan beras dalam negeri.

Adapu realisasi pengadaan setara beras dalam negeri tahun 2023 sampai 6 April 2023 adalah sebesar 143.311 ton yang terdiri dari pengadaan CBP sebesar 93.955 ton dan komersial sebesar 49.316 ton.

Buwas menjelaskan dalam ragka menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen Bulog melaksankan program stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP. Realisasi penyaluran SPHP sampai dengan 6 April 2023 sebanyak 558.691 ton.

Baca Juga :   Tok!! Pemerintah Naikkan Harga Eceran Tertinggi untuk Beras Medium dan Premium

“Bulog berupaya agar penyaluran SPHP beras dapat menjangkau konsumen secara langsung melalui saluran jaringan ritel modern seperti Indomaret, Transmart, termasuk Alfamart,” ujar Buwas.

Bulog, tambah Buwas saat ini juga sedang menjalankan program bantuan pangan yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan beras kepada lebih dari 21,3 juta KPM, yang dilakukan selama tiga bulan yaitu Maret, April, Mei. Alokasi bantuan setiap KPM akan memperoleh sebanyak 10 kg per bulan dengan kualitas beras CBP medium dan menggunakan pendanaan Badan Pangan Nasional.

“Adapun realisasi program bantuan pangan sampai dengan 6 April 2023 adalah sebesar 2.399 ton,” ungkap Buwas.

Masih menipisnya cadangan beras Bulog ini pun diatasi dengan jalan pintas yaitu melakukan impor beras. Tahun ini, Pemerintah memberi penugasan kepada Perum Bulog untuk mengimpor beras sebanyak 2 juta ton.

Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengungkapkan keputusan impor beras tersebut merupakan hasil rapat bersama antara Presiden Joko Widodo dan para menteri dan pimpinan lembaga.

Baca Juga :   Respons Bulog Mengenai Isu Dirut Bulog Jadi Kepala BAIS TNI

“Itu ada rapat internal, ada Kementerian, Lembaga terkait, semuanya ada di situ, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan,” ujar Arief dalam konferensi pers, Senin (27/3).

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics