Prabowo Langsung Sampaikan KEM-PPKF 2027 di DPR, Soroti Ketidakpastian Geopolitik Dunia
Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Selasa (20/5/2026).
Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Selasa (20/5). Langkah tersebut menjadi peristiwa yang tidak lazim karena penyampaian KEM-PPKF umumnya dilakukan Menteri Keuangan.
Dalam pidatonya, Prabowo menjelaskan dirinya sengaja hadir langsung di hadapan DPR karena Indonesia sedang menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian akibat konflik geopolitik dan geoekonomi dunia.
“Peperangan terjadi di banyak tempat, bahkan di Eropa, di Timur Tengah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita tetapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan kita,” ujarnya.
Karena situasi tersebut, Prabowo menilai Presiden perlu turun langsung menjelaskan arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara.
“Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan keuangan negara,” kata dia.
Prabowo menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak hanya berfungsi sebagai dokumen keuangan pemerintah, tetapi juga menjadi instrumen utama negara dalam melindungi rakyat, memperkuat fondasi perekonomian nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Prabowo menyampaikan sejumlah asumsi dasar dan target utama KEM-PPKF 2027. Pemerintah menargetkan pendapatan negara pada kisaran 11,82-12,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sementara belanja negara dipatok sebesar 13,62-14,80 persen PDB.
“Dari sisi pembiayaan defisit kita, di tahun 2027 defisit APBN akan kami jaga pada kisaran 1,80 hingga maksimal 2,40 persen PDB,” katanya.
Pemerintah juga menargetkan suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun berada pada kisaran 6,5-7,3 persen dan nilai tukar rupiah di rentang Rp16.800-Rp17.500 per dolar AS.
“Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia,” ujar Prabowo.
Sementara itu, inflasi ditargetkan tetap terjaga pada kisaran 1,5-3,5 persen. Untuk sektor energi, harga minyak mentah Indonesia diperkirakan berada di level 70-95 dolar AS per barel.
Adapun lifting minyak bumi ditargetkan mencapai 602-615 ribu barel per hari dan lifting gas sebesar 934-977 ribu barel setara minyak per hari.
Prabowo optimistis dengan strategi ekonomi dan kebijakan fiskal yang disebut prudent, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 5,8-6,5 persen pada 2027 dan meningkat menuju 8 persen pada 2029.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga menargetkan penurunan angka kemiskinan menjadi 6,0-6,5 persen dan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,30-4,87 persen.
Prabowo juga menargetkan rasio gini membaik ke level 0,362-0,367 untuk memperkecil ketimpangan ekonomi.
“Jarak antara yang terkaya dan yang termiskin tidak boleh semakin lebar, bahkan harus kita perjuangkan untuk terus menyempit,” katanya.
Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah menargetkan proporsi lapangan kerja formal meningkat menjadi 40,81 persen pada 2027, naik dari target 35 persen pada 2026.
“Kita juga akan membuka lapangan kerja secara besar-besaran,” ujar Prabowo.