Palmex Jakarta ke-16 Akan Digelar pada Mei Nanti, Hadirkan Investor Global dan Inovasi Teknologi

0
129
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Fireworks Indonesia akan menyelenggarakan Palmex Jakarta edisi ke-16. Pameran teknologi kelapa sawit internasional itu akan digelar pada 6-7 Mei 2026 di Jakarta International Expo (Jiexpo), Kemayoran, Jakarta.

Group CEO Fireworks Trade Media Kenny Yong mengatakan, Palmex Jakarta hadir untuk mempertemukan pelaku industri, pemangku kebijakan, dan investor global. Turut hadir pula berbagai inovasi teknologi terbaru yang mendukung produktivitas, ketahanan usaha, dan arah keberlanjutan sektor sawit Indonesia.

“Palmex Jakarta 2026 Kembali Digelar untuk Edisi ke-16, mengusung tema Mendorong Industri Kelapa Sawit Global melalui Inovasi dan Transformasi Digital,” kata Kenny dalam keterangan resminya pada Senin (20/4).

Kenny menambahkan, Palmex Jakarta akan menjadi tempat bagi para pemangku kepentingan di seluruh rantai nilai kelapa sawit, mulai dari perkebunan, pabrik, hingga refinery. Juga bagi pelaku hilir yang mencari solusi praktis untuk meningkatkan hasil produksi, efisiensi proses, dan mendukung produksi yang berkelanjutan.

Tahun ini, kata Kenny, Palmex Jakarta diperkirakan menarik lebih dari 7.000 profesional industri, dan menghadirkan lebih dari 300 brand internasional dari Asia dan Eropa. Adapun beberapa teknologi di bidang pengolahan yang dipamerkan antara lain, milling, otomatisasi, digitalisasi, dan manajemen lingkungan.

Baca Juga :   Mandiri Sekuritas Luncurkan Platform Berbasis Web untuk 2 Segmen

Selain itu, kata Kenny, acara tersebut menjadi tempat bagi para pembeli dari sektor perkebunan, pabrik, dan refinery yang datang untuk mencari teknologi, serta solusi dari pemasok global.

Ada beberapa agenda utama dalam Palmex Jakarta yakni Asean Palm Oil Conference (Aspoc) dengan tema “Transformasi Industri Kelapa Sawit Asia melalui Teknologi, Digitalisasi & Kepatuhan”. Dalam agenda itu, hadir asosiasi dan pelaku utama industri kelapa sawit antara lain, PTPN IV, DMSI, RPOI, dan Palm Oil Crushing Mill Association dari Thailand.

Ada pula Indonesia Palm Oil Technology Seminar yang menghadirkan presentasi dari penyedia teknologi global. Dan, Indonesia Palm Oil Workshop Seminar, yang menyoroti teori-teori utama, kerangka operasional, dan perspektif industri untuk pemahaman yang lebih mendalam pada sektor kelapa sawit.

“Dalam kondisi industri saat ini, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi lintas rantai nilai menjadi kunci agar pelaku usaha bisa bertahan di tengah tren global menuju efisiensi, digitalisasi, dan standar keberlanjutan yang makin ketat,” ujar Kenny.

Leave a reply

Iconomics