PP Bukukan Nilai Kontrak Baru Senilai Rp 3,87 T hingga Februari 2026

0
39
Reporter: Rommy Yudhistira

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) membukukan nilai kontrak baru senilai Rp 3,87 triliun hingga Februari 2026, Capaian itu tumbuh 32,96% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).

Corporate Secretary PP Joko Raharjo mengatakan, kontrak baru didominasi proyek yang berasal dari sumber dana pemerintah sebesar 73%, proyek BUMN 18%, dan proyek swasta 9%. Dari lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor gedung 33%, jalan dan jembatan 30%, smelter dan pertambangan 18%, rumah sakit 10%, pelabuhan 6%, pengolahan air dan limbah 3%, sisanya dari infrastruktur air, serta fasilitas minyak dan gas.

PP mendapat beberapa proyek seperti pengerjaan Rumah Sakit Umum (RSU) Adhyaksa Daerah Khusus Jakarta Rp 266,5 miliar, penanganan bencana Sumatra Utara (Sibolga-Barus) Rp 263,7 miliar, proyek Jetty dan prasarana Pantai Lamongan Rp 234 miliar, penanganan bencana Aceh (Bireuen-Takengon) sebesar Rp 148,3 miliar, proyek RS PHTC Tulang Bawang Rp 112,7 miliar.

“Perolehan kontrak baru hingga Februari 2026 ini menjadi bukti bahwa PP mampu menjaga kinerja secara optimal di tengah tantangan industri. Perseroan akan terus mengedepankan prinsip selektivitas proyek, tata kelola perusahaan yang baik (GCG), serta manajemen risiko yang prudent dalam setiap lini operasional,” kata Joko dalam keterangan resminya pada Selasa (7/4).

Baca Juga :   Transformasi Strategi Bisnis Garuda: Tingkatkan Pendapatan Non-Tiket

Masih kata Joko, pihaknya berupaya menjadi pelaku utama dalam pembangunan infrastruktur nasional. Caranya berkontribusi aktif untuk menghadirkan proyek strategis yang bernilai tambah bagi masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan strategi adaptif berkelanjutan, kata Joko, PP optimistis dapat terus menjaga tren pertumbuhan positif, dan mencapai target kinerja yang ditetapkan pada 2026.

“Selain itu, PP berkomitmen menghadirkan kualitas terbaik melalui pelaksanaan proyek yang tepat waktu dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja (zero accident),” ujar Joko.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics