BCA Syariah Catat Pertumbuhan Kinerja Keuangan 2022 Secara Signifikan

0
431
Reporter: Maria Alexandra Fedho

PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) berhasil membukukan kinerja keuangan tahun 2022 dengan pertumbuhan pada aset mencapai Rp12,7 triliun atau naik sebesar 19,1% year on year (yoy) dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp10,6 triliun.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA Syariah juga meningkat 23,5% yoy menjadi sebesar Rp9,5 triliun, sedangkan tahun sebelumnya Rp7,7 triliun. Pembiayaan pun meningkat sebanyak 21,3% dari Rp6,2 triliun pada tahun 2021 menjadi sebanyak Rp7,6 triliun pada tahun 2022.

Pertumbuhan DPK diiringi dengan peningkatan komposisi CASA yang naik menjadi 38,6% dari total DPK atau mencapai Rp3,7 triliun. Pertumbuhan CASA didukung oleh pertumbuhan Giro di Desember 2022 yang mencapai Rp2,1 triliun atau tumbuh 73,9% yoy. Sementara Tabungan tercatat sebesar Rp1,5 triliun tumbuh 13,3% yoy.

Laba Sebelum Pajak BCA Syariah tercatat meningkat sebesar 36% menjadi Rp146,2 miliar dari yang sebelumnya pada tahun 2021 sebesar Rp107,5 miliar. Adapun Laba Setelah Pajak meningkat 34,5% menjadi sebesar Rp117,6 miliar dari tahun 2021 yang sebanyak Rp87,4 miliar.

Baca Juga :   Catat Pencapaian Tertinggi, Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp56,6T Pada RUPS Tahun Buku 2022

“Kinerja kami di 2022 Alhamdulilah baik melampaui target-target yang kami tetapkan yang mungkin rekan-rekan media sebelumnya sudah dengar,” kata Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum pada Media Update Pemaparan Kinerja BCA Syariah 2022, Senin (21/03/2023).

Menurutnya, di tahun 2022 peningkatan dana murah menjadi strategi BCA Syariah, serta berbagai inisiatif pengembangan layanan pada delivery channel maupun secara digital terus dipacu untuk menarik minat masyarakat menempatkan dana di BCA Syariah. Dengan demikian, BCA Syariah mampu mengelola biaya dana untuk penyaluran pembiayaan yang lebih ekspansif dan kompetitif di pasar.

BCA Syariah menyampaikan penyaluran pembiayaan komersial di 2022 mampu tumbuh 17,5% atau sebesar Rp5,4 triliun dengan portofolio terbesar pada industri pengolahan, pertanian dan perkebunan serta perdagangan besar. Adapun penyaluran pembiayaan UMKM mencapai Rp1,7 triliun atau tumbuh 21,6% sehingga komposisinya mencapai 22,8% dari total pembiayaan BCA Syariah di tahun 2022.

“Tahun 2022 merupakan tonggak pencapaian baru bagi BCA Syariah terkait komitmen kami dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan. Kami telah menyusun kebijakan dan strategi keberlanjutan yang didalamnya mencangkup strategi bisnis, tata kelola dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen kami untuk menjaga keseimbangan antara people, profit and planet dan mendukung SDGs,” tutup Yuli.

Leave a reply

Iconomics