PTPP dan Adhi Karya Buat Perusahaan Patungan Garap Proyek di Filipina

0
405
Reporter: Maria Alexandra Fedho

Pembangunan Perumahan (PTPP) dan Adhi Karya mendapatkan kepercayaan dari pemerintah Filipina untuk membangun sarana perkeretapian. Kedua perusahaan BUMN tersebut telah menandatangani dua kontrak kerja proyek prasarana perkretapian yaitu Malolos to Clark Railway Project (Blumentritt Extension) CP S-01 dan South Commuter Railway Project CP S-03C.

Dengan membentuk joint venture, ADHI-PTPP JV memperoleh kontrak kerja total dengan porsi 51% ADHI dan 49% PTPP. Adapun paket CP S-01 memiliki kontrak sebesar Rp3,1 triliun dengan masa pelaksanaan empat tahun, dan paket CP S-03C memiliki nilai kontrak sebesar Rp5 triliun dengan masa pelaksanaan selama 5,5 tahun.

Paket CP S-01 untuk pengerjaan railway (kereta api) sepanjang 1,2 kilometer dan CP S-036C untuk pengerjaan railway sepanjang 5,8 kilometer. Paket CP S-01 terdiri dari pekerjaan bangunan dan teknik sipil untuk struktur viaduk Kereta Api dengan panjang kurang lebih 1,2 kilometer termasuk satu stasiun layang di Bluementritt. Sedangkan paket CP S-036 terdiri dari pekerjaan bangunan dan teknik sipil untuk struktur viaduk kereta api sepanjang kurang lebih 5,8 kilometer termasuk pembangunan dua stasiun di Bicutan dan Sucat.

Baca Juga :   Presiden Tambah Penerima Bantuan Pangan untuk Tahun 2024

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kepercayaan dari pemerintah Filipina ini membuktikan kualitas dan kapabilitas perusahaan BUMN.

“Alhamdulilah BUMN melalui PTPP dan PT Adhi Karya dipercaya pemerintah Filipina membangun jalur kereta, ini membuktikan kualitas dan kapabilitas perusahaan BUMN sudah diakui tidak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri,” tulis Erick dalam akun Instagram pribadinya pada Selasa (18/07/2023).

Erick menuturkan bahwa pihaknya akan terus mendorong BUMN semakin go global melalui karya-karya terbaik yang diciptakan anak bangsa.

Penandatanganan kontrak dilaksanakan di Istana Malacanan, Manila  pada 13 Juli 2023 yang disaksikan langsung oleh Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. Pelaksanaan penandatanganan dilakukan oleh Menteri Transportasi Filipina Jaimee Bautista, bersama perwakilan kontraktor General Manajer Departemen Perkeretaapian ADHI Isman Widodo.

Leave a reply

Iconomics