Tak Hanya Terapi Suntikan, Produk Baru Penurun Obesitas Besutan Novo Nordisk Berbentuk Pil
Ilustrasi pil Novo Nordisk/Dok. Novo Nordisk
Produk GLP‑1 Novo Nordisk mendapat restu di Amerika Serikat (AS) untuk digunakan sebagai penurun berat badan berlebih dan menjaga berat badan ideal.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food & Drugs Administration/FDA) menyetujui penggunaan obat berbentuk pil yang diminum sekali sehari dari kategori GLP‑1 untuk membantu menurunkan berat badan berlebih dan menjaga berat badan ideal dalam jangka panjang.
Persetujuan ini memberi pilihan baru bagi pasien yang membutuhkan bantuan medis untuk obesitas, tetapi selama ini merasa kurang nyaman dengan penggunaan jarum suntik. Selama ini, yang digunakan adalah terapi suntik.
“Pil GLP-1 kini telah hadir. Dengan persetujuan untuk terapi GLP-1 oral sekali sehari dari Novo Nordisk, pasien memiliki pilihan pil yang praktis untuk mencapai penurunan berat badan yang setara dengan terapi suntikan,” kata CEO Novo Nordisk, Mike Doustdar dalam keterangan resminya.
“Sebagai terapi GLP-1 oral pertama bagi orang yang hidup dengan kelebihan berat badan atau obesitas, inovasi ini memberikan pasien opsi baru yang lebih mudah untuk memulai atau melanjutkan perjalanan penurunan berat badan. Tidak ada terapi GLP-1 oral lain yang dapat menyamai efektivitas penurunan berat badan dari produk ini, dan kami sangat optimis tentang dampaknya bagi pasien,” katanya menjelaskan.
General Manager Novo Nordisk Indonesia, Sreerekha Sreenivasan menegaskan bahwa terobosan ini merupakan bagian penting dari misi jangka panjang untuk mentransformasi penanganan obesitas.
“Di Indonesia, kita menghadapi lonjakan angka obesitas yang mengkhawatirkan, yang sering kali menjadi pintu masuk bagi penyakit berbahaya lainnya seperti diabetes dan penyakit jantung. Bagi banyak orang dengan obesitas, perubahan gaya hidup saja tidaklah cukup, dan mereka berhak mendapatkan dukungan medis yang menyeluruh,” kata Sreerekha.
Sreerekha menegaskan bahwa untuk saat ini, fokus Novo Nordisk di Indonesia adalah bekerja bersama dokter, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan pemahaman bahwa obesitas adalah penyakit yang perlu ditangani secara serius. Ia mengatakan saat ini sangat fokus pada edukasi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, dan perluasan akses terhadap terapi yang sudah tersedia.
“Saat ini, terapi GLP‑1 dalam bentuk suntikan seminggu sekali sudah tersedia di Indonesia sebagai salah satu solusi medis bagi pasien,” kata Sreerekha.