Anak Perusahaan BFI Berkolaborasi dengan Paper.id Berikan Akses Pembiayaan untuk UMKM

0
921

Paper.id bekerjasama dengan Pinjam Modal, anak perusahaan PT BFI Finance TBk untuk mempermudah para pebisnis dalam mengakses pendanaan usaha. CEO & Co-founder Paper.id Jeremy Limman mengatakan kerjasama ini menjadi langkah strategis dari Paper.id dan Pinjam Modal dalam menjangkau segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang membutuhkan pembayaran invoice lebih cepat untuk melancarkan arus kas melalui Paper.id & Pinjam Modal yang telah terintegrasi guna mempercepat proses penilaian dan pencairan kredit.

Kerjasama antara Paper.id dan Pinjam Modal diharapkan dapat menjadi jalan keluar yang pasti. Dengan riwayat keuangan serta invoice yang telah digital, hal ini dapat membantu pengelolaan bisnis lebih efisien serta menjadi pemenuhan syarat untuk mengajukan pendanaan. Setelah itu, dana baru kemudian dikucurkan oleh Pinjam Modal guna memenuhi kebutuhan para pengusaha. Proses pembayaran dari mitra juga dapat dilakukan melalui Paper.id dengan beragam metode pembayaran yang tersedia mulai dari QRIS, Tokopedia, GoTagihan, kartu kredit, Virtual Account, hingga OVO.

“Sesuai dengan visi kami untuk mendukung perekonomian nasional terutama di sektor UMKM, kami melihat hal yg sangat baik dari platform Paper.id, yang memberikan kemudahan dalam hal invoice bagi para pelaku usaha, terutama di saat kondisi seperti saat ini dan ke depannya. Dengan kerjasama ini kami berharap dapat lebih menjangkau para pengusaha agar mendapatkan akses permodalan yang cepat, efisien, dan aman. Kami berharap para pelaku usaha dapat terus maju dan berkembang meski di tengah pandemi saat ini,” kata CEO Pinjam Modal Herman Handoko dalam siaran pers tertulis.

Baca Juga :   Medsos dan E-Commerce Dinilai Sarana Efektif untuk Pasarkan Produk UMKM

Menurut Herman, para pelaku usaha harus terus didukung dengan cara apapun, begitupun dengan akses permodalan. Pinjam Modal berkolaborasi dengan Paper.id untuk mewujudkan kemudahan tersebut. Ia berharap langkah ini bisa menjadi solusi terhadap ketatnya masalah keuangan bagi para pelaku usaha dan sebagai jalan untuk tumbuh bersama-sama.

Jeremy mengatakan Paper.id melihat kondisi rantai pasok yang sedang lesu akibat pandemi. Baik supplier maupun buyer sama-sama sedang terhimpit akan permodalan usaha yang sangat terbatas. Ia menyebut supplier sulit menagih pembayaran kepada buyer, karena kondisi pandemi yang berdampak pada penurunan pemasukan, sehingga tagihan sulit terbayar. Menurutnya, dengan kemudahan yang diberikan melalui Paper.id & Pinjam Modal, tentu saja tingkat keberlanjutan bisnis dapat lebih meningkat yang diikuti oleh pertumbuhan omzet bisnis secara eksponensial selama pandemi.

Leave a reply

Iconomics