ITDC: Pembangunan Sirkuit Mandalika Masih Sesuai Target
Ilustrasi pembangunan Sirkuit Mandalika/Antara
Keenam, pembuatan asphalt berm atau verge di sisi kanan dan kiri track yang berfungsi sebagai bahu jalan dan sebagai tanda visual bagi para rider terhadap batas luar dan dalam dari tikungan (sebelum run off).
Ketujuh adalah pengerjaan detail service road. Kedelapan adalah pengerjaan area run off yang terdiri dari 3 jenis permukaan yaitu aspal, gravel bed, dan rumput. Run off dibangun di setiap tikungan dengan kombinasi dari ketiga jenis run off tersebut untuk memastikan keamanan atau safety para pembalap. Kesembilan adalah terowongan untuk akses masuk ke bagian tengah sirkuit.
Pembangunan Sirkuit Mandalika menuntut tingkat presisi pekerjaan yang tinggi agar sesuai dengan standar yang dibuat oleh FIM serta memenuhi harapan DORNA untuk nantinya menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai acuan sirkuit jalan raya yang memiliki tingkat keamanan tinggi.
“Kami berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan semua pihak kepada kami. Pembangunan Sirkuit Mandalika, sebagai salah satu elemen utama dalam penyelenggaraan MotoGP di The Mandalika pada 2021 mendatang, dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang direncanakan berkat adanya dukungan dari pemerintah pusat, melalui Kementerian dan Lembaga terkait, dukungan Pemerintah Daerah,serta sinergi BUMN,” kata Abdulbar.
Seperti diketahui, pemerintah memberikan dukungan melalui Kementerian dan BUMN, antara lain pembangunan akses jalan langsung sepanjang 17,39 km dengan Right of Way (ROW) jalan selebar 50 m dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke The Mandalika oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Halaman Berikutnya