Anggota Komisi II DPR Minta Masyarakat Aktif Dukung Pemilu 2024, Ini Alasannya
Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus/Dokumentasi DPR
Masyarakat diminta berperan aktif dan mendukung kesuksesan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 nanti. Ini dinilai penting karena berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) pada Mei 2022, hanya 43% masyarakat yang mengetahui Pemilu 2024.
“Komisi II DPR secara intensif bekerja sama dengan KPU menyelenggarakan sosialisasi mengenai Pemilu 2024 untuk menyebarkan informasi terkait dengan pemilu secara lebih luas kepada masyarakat,” kata anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus dalam keterangannya, Senin (31/10).
Guspardi mengatakan, pihaknya bersama pihak terkait mensosialisasikan Pemilu 2024 bertujuan memberi pemahaman dan pendidikan kepada masyarakat yang memiliki hak pilih. Juga menumbuhkan wujud kesadaran pentingnya aktif dalam berdemokrasi dan memilih.
Karena itu, kata Guspardi, pihaknya berharap ada partisipasi aktif dari masyarakat untuk terlibat dalam setiap tahapan pemilu baik sebagai pemilih, penyelenggaraan maupun peserta pemilu. Juga penting mengingatkan masyarakat yang memiliki hak pilih agar terdaftar sebagai pemilih dan wajib mengetahui hari pelaksanaan Pemilu 2024.
Satu hal yang perlu dipahami, kata Guspardi, masyarakat diminta mengetahui siapa saja calon yang mengikuti kontestasi dan juga melihat rekam jejak para calon. Dengan demikian, calon yang nantinya dipilih dapat mewakili aspirasi masyarakat.
Guspardi mengatakan, masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan calon yang menggunakan politik uang untuk memenuhi ambisi agar terpilih pada Pemilu 2024. Karena itu, masyarakat harus menggunakan hati nurani dalam memilih.
Karena itu, kata Guspardi, pihaknya mengajak seluruh pihak bersama-sama menyambut Pemilu 2024 sekaligus mendorong suasana pemilu yang berkualitas, berintegritas, dengan pemilih yang berdaulat.
“Karena itu, diharapkan informasi yang diperoleh dari sosialisasi pemilu tidak hanya berhenti harus ditularkan dan diteruskan kepada masyarakat lainnya sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat luas,” katanya.