Filianingsih Jadi Deputi Gubernur BI, Ini 3 Janjinya untuk Ekonomi Indonesia

0
310
Reporter: Rommy Yudhistira

Komisi XI DPR menetapkan Filianingsih Hendarta sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2023-2028 secara musyawarah mufakat. Keputusan diambil setelah Komisi XI melakukan uji dan kelayakan 2 calon Deputi Gubernur BI atas nama Filianingsih Hendarta dan Dwi Pranoto.

“Pertimbangannya rapat internal para ketua kelompok fraksi (Kapoksi) dan diputuskan dilakukan secara aklamasi,” kata anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/2).

Misbakhun mengatakan, keputusan hasil uji kelayakan dan kepatutan akan dibawa ke tingkat rapat paripurna DPR untuk mendapatkan persetujuan dari para anggota Dewan. “Pimpinan Komisi XI harus melaporkan kepada pimpinan DPR, baru setelah itu (diputuskan) di paripurna,” ujar Misbakhun.

Sementara itu, Filianingsih dalam paparannya menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan visi dan misi apabila terpilih menjadi deputi gubernur BI. Misalnya, mewujudkan perekonomian nasional yang tidak hanya berdaya tahan, tapi juga progresif dan inklusif.

“Melalui akselerasi transformasi ekonomi dan keuangan digital yang efektif dan sinergis untuk kebangkitan Indonesia,” ujar Fili.

Baca Juga :   Wakil Ketua DPR Gobel Ajak Raffi Ahmad Bersama Kampanyekan Isu Lingkungan Hidup

Selanjutnya, kata Fili, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pasca-pandemi Covid-19 masih dibayangi ketidakpastian global, dan adanya scaring effect serta gangguan rantai pasok yang masih membayangi. Alih-alih menjadi pulih, resesi ekonomi yang diiringi laju inflasi justru berada di depan mata.

Meski demikian kata Fili, kondisi tersebut patut disyukuri lantaran kondisi ekonomi nasional saat ini masih terjaga dengan baik. Untuk menjaga hal tersebut, penetapan strategi kebijakan akan menjadi pilihan yang perlu ditanggapi dengan baik. Ketidakpastian pemulihan ekonomi, kata Fili, membutuhkan kebijakan yang pro akan stabilitas.

Karena itu, kata Fili, pihaknya punya 3 strategi yang akan diterapkan untuk mewujudkan perekonomian nasional yang berdaya tahan, progresif, dan inklusif. Pertama, mengawal stabilitas moneter; kedua, memastikan dukungan pembiayaan ekonomi yang memadai dan inklusif; ketiga, merumuskan dan mengimplementasikan langkah konkret untuk mengakselerasi transformasi ekonomi keuangan digital.

Leave a reply

Iconomics