Instruksi Megawati: Berkomitmen dan Bertanggung Jawablah untuk Bangsa dan Negara
Tangkapan layar, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Iconomics
Seluruh kader PDI Perjuangan diinstruksikan untuk berkomitmen dan bertanggung jawab kepada bangsa dan negara. Salah satu cara untuk mewujudkannya para kader diminta untuk turun ke bawah yang dinilai sebagai cara paling efektif untuk memenangi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Oleh sebab itu pada hari yang bahagia ini, saya sebagai ketua umum PDI Perjuangan, instruksi saya selalu kepada seluruh 3 pilar, dan seluruh mereka yang bersimpati kepada PDI Perjuangan selalu turun ke bawah menyapa, melindungi, dan membahagiakan rakyat, tidak ada yang lain, selain itu,” kata Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya ketika memperingati HUT ke-49 PDI Perjuangan yang digelar secara virtual dan tatap muka langsung, Senin (10/1).
Megawati mengatakan, seluruh anggota partai dari struktur yang paling bawah hingga atas, untuk melaksanakan tugas sejarah PDI Perjuangan dengan meletakkan fondasi yang kokoh bagi perjalanan bangsa Indonesia. Gelorakan kehidupan perekonomian rakyat yang percaya pada kekuatan sendiri, itulah wujud harga diri bangsa.
Di samping itu, kata Megawati, seluruh anak bangsa agar mau bahu-membahu dalam membangun dan merawat Indonesia, tanpa harus menggunakan cara-cara yang dapat memecah belah persatuan nasional.
“Seluruh anak ngeri ini mari kita rawat negeri yang elok ini penuh cinta kasih. Tidak ada jalan lain, tidak bisa dengan kebencian, tidak bisa dengan provokasi, dengan menggali seluruh nilai-nilai spiritualitas juang yang melekat dengan dirinya,” ujar Megawati.
Seluruh kader PDI Perjuangan, kata Megwati, agar terus bersama-sama, dan bergotong royong dalam membangun Indonesia melalui semangat kebersamaan serta persatuan yang sudah ada dari dahulu.
“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Terus bangun jiwa dan badannya untuk Indonesia Raya, merdeka, merdeka, merdeka,” tutur Megawati.
Dalam kesempatan itu turut hadir Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, seperti Menteri Koordinator Bidang (Menko) Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Kemudian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Energi dan Sumber Daya Energi Arifin Tasrif, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, seluruh kepala/wakil kepala daerah kader PDI Perjuangan.