Ketua Banggar: Jokowi Usulkan Kembali Perry Warjiyo Jadi Calon Gubernur BI

0
283

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah mengatakan, Presiden Joko Widodo mengusulkan kembali nama Perry Warjiyo sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Sebagai bagian dari pendukung pemerintah, maka pihaknya mendukung keputusan Jokowi itu.

“Presiden Jokowi tampaknya mengusulkan calon Gubernur BI adalah Bapak Perry Warjiyo, tentu saja kami perlu mengamankan kebijakan presiden, sebab kami bagian dari kekuatan politik yang mendukung pemerintah,” kata Said kepada The Iconomics, Rabu (22/2).

Said menuturkan, terdapat 5 kriteria yang harus dimiliki calon gubernur BI dalam menghadapi situasi dan kondisi perekonomian Indonesia di masa mendatang. Pertama, sosok gubernur BI harus memiliki chemistry dengan jajaran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), baik dengan menteri keuangan, komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Syarat ini penting sebab saat ini dan ke depan kita menghadapi tantangan ekonomi yang tidak mudah. Ekonomi global diprediksikan masih sulit, kita di dalam negeri juga menghadapi tahun politik. Jadi, dibutuhkan gubernur BI yang bisa memastikan ekonomi kita tetap tumbuh berkelanjutan. Peran ini telah dijalankan dengan baik oleh gubernur BI saat ini,” ujar Said.

Baca Juga :   Dalam Menjalankan Program CSR, Perusahaan Diminta Perhatikan 3 Pilar Ini, Apa Saja?

Kedua, kata Said, sosok gubernur BI harus sigap dan tanggap terhadap berbagai tantangan baru yang tidak terduga. Peran BI dinilai sangat besar dalam burden sharing yang dapat menyerap surat berharga negara (SBN) melalui private placement.

Menurut Said, BI harus bisa diandalkan untuk menjadi pilar yang menjaga likuiditas pembiayaan terutama di masa pandemi seperti sekarang ini. Ketiga, sosok gubernur BI harus dapat memastikan kelanjutan pengaturan lalu lintas dan cadangan devisa negara.

Pengaturan lalu lintas devisa, kata Said, diperlukan untuk memastikan devisa negara memiliki dampak multiplier pada ekonomi nasional. Agenda ini yang perlu diperkuat ke depan. Keempat, Indonesia membutuhkan sosok gubernur BI yang bisa dan telah membangun hubungan baik, terutama kepada pimpinan DPR, dan alat kelengkapan Dewan seperti Banggar dan Komisi XI.

Menurut Said, kemampuan tersebut dibutuhkan untuk dapat menjalankan tugas-tugas strategis BI secara teknokratis, sehingga mendapatkan dukungan politik yang kuat dari DPR. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, dukungan tersebut diberikan DPR kepada Perry Warjiyo.

Baca Juga :   Meski Tumbuh, Perbankan Syariah Indonesia Masih Kalah Jauh dari Skala Global

Kelima, kata Said, hal lain yang perlu menjadi pertimbangan, sosok gubernur BI harus memiliki jaringan internasional, yang dapat menambah kepercayaan pasar, khususnya investor internasional yang berpengaruh terhadap pasar keuangan Indonesia. Kepercayaan tersebut dinilai sangat penting, sebab pasar keuangan yang ada saat ini belum cukup dalam.

“Sosok gubernur BI yang diakui secara internasional akan mendorong capital inflow untuk menguatkan pasar keuangan kita. Agenda ini perlu diperkuat gubernur BI ke depan,” katanya.

 

Leave a reply

Iconomics