Widodo Makmur Perkasa (WMPP) Targetkan Pendapatan Naik 2 Kali Lipat di Tahun 2026
Fasilitas rumah potong hewan milik WMPP di Cianjur, Jawa Barat, yang dilengkapi teknologi panel surya/Dok. WMPP
PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) menargetkan perbaikan kinerja pada tahun 2026. Optimisme ini didorong oleh konsumsi daging nasional yang diproyeksi mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan populasi serta upaya pemerintah dalam mencapai swasembada pangan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prospek cerah industri pangan ini tentu akan berdampak positif pada pemulihan kinerja Perusahaan kedepannya.
“Dari sisi pendapatan, pada tahun 2026, Perusahaan menargetkan pertumbuhan hingga 2 kali lipat dibanding pendapatan tahun 2025. Dengan strategi efisiensi, Perusahaan juga menargetkan dapat kembali mencatatkan laba bersih,” kata Founder & CEO WMPP, Tumiyono dalam keterangannya.
WMPP menyampaikan pemulihan kinerja ini juga mulai terlihat sejak kuartal 3 tahun ini, di mana sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, Perusahaan berhasil meraup pendapatan sebesar Rp697,6 miliar secara konsolidasi. Jumlah ini naik 87,2% dibanding pendapatan pada periode yang sama tahun 2024 dan sebanyak 72,1% disumbang oleh lini bisnis peternakan unggas (poultry).
Proyeksi pemulihan kinerja Perusahaan juga seiring dengan telah selesainya proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan seluruh kreditur Perusahaan yang telah berkekuatan hukum tetap. Dengan demikian, kedepannya Perusahaan terus berupaya menyelesaikan kewajiban kepada kreditur sesuai dengan skema yang sudah ditetapkan dalam Perjanjian Perdamaian.
“Putusan PKPU ini memberi ruang bagi Perusahaan untuk mengatur kembali arus kasnya sambil mengumpulkan kembali modal kerja dari pertumbuhan pendapatan operasional serta melakukan divestasi sejumlah aset yang sudah tidak produktif,” kata Tumiyono.
WMPP juga terus berupaya menjaga keberlangsungan bisnisnya dengan menjalankan sejumlah rencana strategis. Selain terus melakukan efisiensi di sejumlah titik, Perusahaan akan fokus meningkatkan aktivitas operasional dan utilisasi fasilitas existing yang ditargetkan dapat meningkatkan volume penjualan, terutama pada bisnis cattle dan poultry. Selain itu, Perusahaan juga akan bekerja sama dengan sejumlah mitra dan investor strategis untuk meningkatkan utilisasi agar dapat mendorong pendapatan Perusahaan.