Ekspor Alas Kaki Turun, Asprisindo Dorong Pemerintah Negosiasi Tarif Resiprokal ke AS

0
50
Reporter: Rommy Yudhistira

Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) mendorong pemerintah melobi Amerika Serikat (AS) soal tarif resiprokal hingga 0%. Seperti diketahui, pemerintah AS saat ini menetapkan tarif sebesar 19%.

Direktur Eksekutif Aprisindo Yoseph Billie Dowiwoda mengatakan, industri padat karya alas kaki dikenakan tarif 19% sejak 7 Agustus 2025. Padahal sebelumnya berlaku tarif sebesar 10%.

Karena tarif tersebut, kata Yoseph, ekspor alas kaki ke AS menurun. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor alas kaki Indonesia ke AS turun 23,14%, akibat dampak tarif masuk tersebut.

“Tentu ini akan memberikan dampak produktivitas dengan kejadian lay-off yang harus dihindari sangat berat pelaku Industri alas kaki walau ini sudah terjadi di sektor lain seperti tekstil,” kata Yoseph dalam keterangan resminya pada Senin (5/1).

Kemudian, kata Yoseph, penurunan tarif perlu dilakukan untuk menjaga daya saing Indonesia di tingkat global. Beberapa faktor yang mendorong seperti kenaikan upah pada akhir 2025, biaya produksi yang tinggi, dan perjanjian Indonesia-EU CEPA yang membutuhkan proses hingga Kuartal I/2027.

Baca Juga :   Bappenas: CSR Komponen Penting Wujudkan Target RPJMN Pemerintah

“Belum lagi berbagai biaya di luar produksi yang membebani pelaku industri, sebagaimana relasi tripartit antara pemerintah, pelaku industri dan pekerja yang diharapkan memiliki mutualisme proteksi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Masih kata Yoseph, pihaknya mendukung pemerintah untuk bernegosiasi agar mendapatkan tarif yang lebih rendah dari negara pesaing. Tujuannya untuk menyelamatkan produktivitas serapan tenaga kerja, sehingga industri alas kaki bisa tetap berdiri, dan stabil.

“Karena industri alas kaki menggunakan tangan pekerja langsung yang diharapkan melebihi dari angka data sementara (Kemenko Perekonomian) sekarang kurang lebih 960 ribu pekerja sebagai penyangga ekonomi nasional,” katanya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics