Bappenas: CSR Komponen Penting Wujudkan Target RPJMN Pemerintah

0
11
Reporter: Rommy Yudhistira

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menempatkan program corporate social responsibility (CSR) sebagai komponen penting untuk mewujudkan berbagai target dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) pemerintah. Apalagi CSR merupakan agen pembangunan yang dinilai mampu membawa dampak positif untuk rencana pembangunan Indonesia.

Karena itu, kata Direktur Pendanaan Bilateral Kementerian PPN/Bappenas Raden Siliwanti, pihaknya siap berkolaborasi dengan setiap perusahaan yang ingin menjalankan CSR agar sesuai dengan RPJMN dan rencana kerja pemerintah (RKP) tahunan. “Mungkin (perusahaan) punya rencana (CSR) 1 tahun, 2 tahun, atau 3 tahun. Itu mungkin nanti bisa digunakan untuk me-refer ke program-program pembangunan yang sesuai,” kata Siliwanti dalam acara The Iconomics Indonesia CSR Summit 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Soal kolaborasi itu, kata Siliwanti, Bappenas tidak berperan sebagai pihak yang mengarahkan perusahaan dalam menjalankan CSR. Bappenas hanya menawarkan beberapa solusi CSR yang bisa dijalankan setiap perusahaan.

“Bila diperlukan ke depan kita akan membuat menu-menu yang sesuai dengan prioritas nasional. Bagiannya silakan nanti ditentukan, seberapa besar, di lokasi mana, silakan itu diambil. Artinya lebih fokus kepada dukungan program prioritas pemerintah,” kata Siliwanti.

Baca Juga :   Beras Impor Tiba di Jakarta, Bulog Pastikan Harga di Pasar Tetap Terjaga

Karena itu, kata Siliwanti, pihaknya menegaskan kembali bahwa implementasi CSR masih dapat dilakukan perusahaan. Jadi, pemerintah tidak perlu mengambil semua bagian CSR yang dijalankan perusahaan.

“Tidak semacam itu, pemerintah hanya mengarahkan, memfokuskan ini kurang lebih program-program pembangunan yang dijalankan,” kata Siliwanti.

Dengan kolaborasi yang terbentuk, kata Siliwanti, pihaknya berharap implementasi program CSR dapat mewujudkan cita-cita Indonesia emas 2045. Karena itu, pemerintah akan mendorong hal tersebut melalui kesiapan perangkat peraturan perundangan, kelembagaan, dan sumber daya manusia.

“Ini usulan dari kami, dari Bappenas untuk bagaimana tentunya kita bisa meningkatkan peran dan juga arah pemanfaatan CSR,” ujarnya.

Leave a reply

Iconomics