Bukit Asam Resmi Gabungkan Anak Usahanya, Bagian Penataan dari BP BUMN

0
17
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA resmi menggabungkan anak usahanya, PT Bukit Energi Investama (BEI) dengan PT Bukit Energi Servis Terpadu (BEST). Penggabungan anak usaha Bukit Asam itu merupakan bagian dari upaya penataan (streamlining) BUMN yang dilakukan BP BUMN dan Danantara.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, maka BEI menjadi perusahaan yang menggabungkan diri, dan BEST sebagai perusahaan penerima penggabungan. Dan para pemegang saham pun telah menyetujuinya melalui keputusan sirkuler pengganti dalam RUPS pada 30 Juni 2026.

“Pelaksanaan kebijakan strategis tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat fokus pada kegiatan usaha inti perusahaan, serta memperbaiki tata kelola melalui pengurangan duplikasi fungsi dan kegiatan usaha sejenis, termasuk melalui penggabungan badan usaha,” tulis manajemen Bukit Asam dalam surat keterbukaan informasi pada Rabu (1/7).

Dengan menyetujui proses merger itu, manajemen Bukit Asam menjelaskan, BEST menerbitkan saham baru kepada PTBA dan Yayasan Bukit Asam (YBA) selaku pemegang saham. Adapun rasio konversi saham BEI terhadap BEST sebesar 1:0,3141 yang ditentukan berdasarkan hasil penilaian.

Baca Juga :   Kompak, 3 BUMN Tambang Bagi Dividen

Dengan demikian setelah tanggal efektif penggabungan maka pemegang saham BEST selaku perusahaan penerima penggabungan yakni; PTBA total saham 27.758 dengan nominal Rp 27.758.000.000 (99,24%); YBA total saham 212 dengan nilai Rp 212.000.000 (0,76%); BEST (saham sendiri) total saham 26.130 dengan nominal Rp 26.130.000.000. Total saham 54.100 dengan nilai Rp 54.100.000.000.

“Selain itu, transaksi penggabungan bukan merupakan transaksi material sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, mengingat nilai pasar 100% ekuitas PT BEI maupun PT BEST berdasarkan hasil penilaian tidak mencapai 20% total ekuitas PTBA per tanggal 31 Desember 2025,” tulis manajemen.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics