TransTrack dan Kawasan Industri Medan Kembangkan Smart Industrial Estate
TransTRACK menjalin kemitraan dengan PT Kawasan Industri Medan (Persero)/Dok. TransTrack
TransTRACK menjalin kemitraan dengan PT Kawasan Industri Medan (Persero) untuk mengembangkan ekosistem kawasan industri berbasis teknologi.
Melalui kemitraan ini, TransTRACK tidak hanya menghadirkan solusi teknologi, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis KIM dalam membangun ekosistem bisnis digital. Sinergi kedua perusahaan diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional tenant, mengoptimalkan pemanfaatan aset, menghadirkan layanan digital bernilai tambah, serta membuka peluang sumber pendapatan berulang bagi pengelola kawasan.
Founder & CEO TransTRACK, Anggia Meisesari mengatakan bahwa kawasan industri memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pengembangan ekosistem digital menjadi semakin penting untuk memperkuat daya saing Indonesia di tengah dinamika rantai pasok global.
“Digitalisasi tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi kawasan industri untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan daya saing. Melalui kolaborasi dengan PT Kawasan Industri Medan (Persero) / KIM, kami hadir bukan hanya sebagai penyedia teknologi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem bisnis digital yang mampu mengoptimalkan aset, menciptakan layanan bernilai tambah, dan membuka sumber pendapatan baru bagi pengelola kawasan,” kata Anggia.
Ia meyakini pemanfaatan AI dan IoT dapat menjadi fondasi bagi pengembangan kawasan industri yang lebih produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi model transformasi digital yang dapat direplikasi di kawasan industri lainnya di Indonesia.
Direktur PT Kawasan Industri Medan (Persero), Daly Mulyana menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan kawasan, efisiensi operasional, dan daya tarik investasi.
“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan awal dari kemitraan strategis antara KIM teknologi. Sinergi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi operasional dan keselamatan transportasi serta logistik, tetapi juga menciptakan model bisnis baru melalui optimalisasi aset, digitalisasi layanan, serta pemanfaatan teknologi AI dan IoT,” ujar Daly.
“Kami meyakini kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah bagi seluruh tenant, memperkuat daya saing KIM sebagai kawasan industri moderen, sekaligus menjadi model transformasi digital yang dapat direplikasi di kawasan industri lainnya di Indonesia,” lanjutnya.
Selama periode kerja sama, TransTRACK dan KIM akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan setiap inisiatif berjalan efektif dan selaras dengan kebutuhan pengembangan kawasan.
Ruang lingkup kolaborasi akan mencakup berbagai inisiatif digital, antara lain Smart Transportation, Smart Logistics, AI Safety, Asset Management, Visitor Management, Smart Parking, Carbon Emission Monitoring, ESG Reporting, dan Digital Command Center.