Gus Alex Ungkap Uang US$400 Ribu, Seret Nama Nusron Wahid dan Eric

0
9
Reporter: Wisnu Yusep

Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid mencuat dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji tahun 2023-2024. Nama Nusron disebut saat terdakwa Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex mengorek keterangan saksi Saiful Bahri mengenai uang sebesar US$400 ribu.

Dalam persidangan, Gus Alex menanyakan kepada Saiful yang merupakan mantan sopirnya, apakah dirinya mengetahui permintaan untuk menemui seseorang bernama Eric guna menyerahkan uang US$400 ribu.

Gus Alex menyebut uang tersebut berkaitan dengan permintaan diduga staf ahli Nusron Wahid, Zainal Abidin, yang disebut sebagai teman Nusron Wahid.

“Apakah saudara saksi tahu bahwa pada waktu saudara saksi saya minta, saya meminta saudara saksi untuk ketemu seseorang bernama Eric untuk menyerahkan sejumlah uang sebesar 400 ribu USD. Itu adalah untuk memenuhi permintaan saudara Zainal Abidin, temannya Pak Nusron Wahid?” tanya Gus Alex dalam persidangan kasus korupsi haji yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (01/09/2026).

Saiful awalnya mengaku tidak mengetahui tujuan penyerahan uang tersebut. “Waktu itu saya tidak tahu, Pak,” jawab Saiful.

Baca Juga :   KPK Kembalikan Yaqut Cholil Qoumas ke Rutan, Berkas Kasus Korupsi Kuota Haji Segera Dilimpahkan?

Namun, Saiful kemudian mengaku kembali menanyakan persoalan itu kepada Gus Alex beberapa hari setelahnya. Dari pembicaraan itu, Saiful mengaku baru mengetahui siapa pihak yang disebut berkaitan dengan permintaan uang tersebut.

“Setelah beberapa hari, saya nanya itu bapak, itu sebenarnya siapa? Baru bapak kasih tahu,” ujar Saiful.

Menurut Saiful, setelah mendapat penjelasan dari Gus Alex, dirinya mengetahui bahwa Zainal Abidin meminta uang tersebut dan kemudian Gus Alex memintanya menyerahkan melalui Eric.

“Beberapa waktu setelah itu saya kasih tahu bahwa saudara Zainal Abidin itu meminta, kemudian waktu itu saya minta serahkan ke dia, dia itu adalah temannya Pak Nuhroin Wahid,” kata Saiful.

Gus Alex kemudian memastikan kembali apakah Saiful memahami bahwa permintaan tersebut berasal dari Zainal Abidin dan penyerahan dilakukan melalui Eric.

“Artinya saudara memahami bahwa mengerti ya, mengerti bahwa itu atas permintaan saudara Zainal Abidin dan saya minta saudara untuk menyerahkan melalui saudara Eric,” tanya lagi Gus Alex.

“Siap,” jawab Saiful.

Uang US$400 Ribu dan Nama Nusron

Keterangan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam persidangan, karena menyebut adanya uang dalam jumlah besar, yakni US$400 ribu, sekaligus mengaitkannya dengan nama Zainal Abidin yang disebut sebagai teman Nusron Wahid.

Baca Juga :   Penyelidikan KPK Semakin Dekat ke Lingkaran Mantan Menteri Agama Yaqut

Meski demikian, dalam keterangannya Saiful menegaskan bahwa pada saat awal diminta bertemu Eric, dirinya belum mengetahui tujuan penyerahan uang tersebut. Pengetahuan mengenai kaitan uang dengan Zainal Abidin baru diperolehnya setelah kembali menanyakan persoalan itu kepada Gus Alex.

Persidangan kemudian berlanjut pada pembahasan uang lain yang dititipkan Ridwan kepada Saiful. Saiful mengaku tidak mengetahui jumlah uang yang dititipkan Ridwan dan tidak pernah menghitungnya. Ia juga menyebut uang tersebut kemudian dikembalikan kepada Ridwan dalam kondisi sebagaimana diterima.

“Uang itu yang saya terima dari titipan itu yang diterima dari Ridwan ya memang tidak diapa-apain. Saya kembalikan apa adanya,” ujar Saiful.

Dalam proses pengembalian tersebut, Agus Syafiq disebut mengklaim uang tersebut kurang US$75 ribu. “Itu disampaikan oleh bapak ke saya, itu kurang 75,” kata Saiful.

Gus Alex kemudian memastikan apakah uang yang dititipkan Ridwan maupun uang yang dititipkan Asrul pernah diserahkan kepada dirinya. “Apakah seluruhnya pernah saudara saksi serahkan kepada saya?” Tanya lagi.

“Tidak,” jawab Saiful.

Baca Juga :   Pansus Haji DPR Berang karena Ada Jemaah Bayar Rp 1,1 M untuk Jalur Kuota Khusus

Gus Alex kembali menegaskan pertanyaan tersebut. “Pernahkah saudara saksi serahkan uang itu kepada saya dan uang itu ada di penguasaan saya? Pernah?” Tanya lagi dengan penekanan.

“Tidak,” jawab Saiful.

Menurut Saiful, ketika persoalan tersebut disampaikan kepada Gus Alex, dirinya justru diminta menghubungi pihak terkait untuk mengupayakan pengembalian uang.

“Karena waktu itu begitu saya sampaikan ke bapak, bapak jawabannya adalah silakan hubungi, kalau bisa dikembalikan,” ujarnya.

Persidangan kemudian menyinggung pertemuan Gus Alex dengan Muhammad Al-Fatih yang disebut sebagai utusan Asrul pada Bulan Mei. Saiful mengaku tidak mengetahui pertemuan tersebut.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics