Sekjen Partai Gerindra Beberkan Maksud Koalisi Permanen KIM Plus
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Iconomics
“Maksudnya adalah agar ada kepastian politik, dan kontinuitas pembangunan dalam pemerintah melaksanakan kebijakan-kebijakan itu,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/2).
Ide koalisi permanen KIM Plus itu, kata Muzani, sebagai gagasan yang baik demi terciptanya stabilitas politik di Tanah Air.
“Sebagai sebuah gagasan itu adalah gagasan yang bagus. Gagasan yang genuine, yang diharapkan bisa menciptakan stabilitas politik dan stabilitas bagi pemerintahan,” kata Muzani.
Gagasan itu, lanjut Muzani, sebagai sesuatu yang lumrah. Sebab gagasan untuk melanggengkan kerja sama politik permanen muncul di tiap periode kepresidenan.
“Artinya gagasan itu bukan hanya sekarang. Tapi dalam setiap kali masa kepresidenan, wacana dan pemikiran itu mengemuka, karena dirasakan perlu ada sebuah kerja sama politik yang lebih mantap dan lebih berjangka panjang,” tutur Muzani.
Karena itu, kata Muzani, koalisi permanen KIM Plus tidak akan mengganggu fungsi check and balances dalam prinsip berdemokrasi di Tanah Air. Sebab fungsi tersebut tidak hanya dipikul oleh partai politik.
“Pers itu diharapkan bisa memberikan pandangan-pandangan yang bisa menjadi pandangan pembeda masyarakat bersama-sama dan bahkan seringkali pandangan-pandangan kritis kami dapatkan dari luar gedung (parlemen) ini,” katanya.
Gagasan tersebut, kata Muzani, mulanya datang dari Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Prabowo Subianto.
“Selanjutnya tentu saja gagasan itu terserah kepada bagaimana para pemimpinan politik-politik itu menyikapi dan mengambil keputusan atas hal tersebut,” ujar Muzani
Meski demikian, kata Muzani, pembahasan terkait implementasi gagasan koalisi permanen untuk KIM Plus sejauh ini belum digulirkan. “Hingga hari ini belum ada pembicaraan yang bersifat implementatif dari gagasan itu,” katanya.
Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics
DPR Bentuk Panja Awasi Kasus Eks Jampidsus
July 11, 2026
Leave a reply Cancel reply
MOST POPULAR TAG
Most Popular
-
KPK Dalami Dugaan Kontrak Fiktif Waskita Karya di Kasus Korupsi Proyek Kereta DJKA
August 5, 2026KPK Ungkap Kerugian Negara Rp322,18 Miliar di Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina
August 5, 2026Dari Selat Hormuz ke Tanah Air, Ini Kisah Kru Kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro
August 5, 2026Pertumbuhan Ekonomi Melambat ke 5,29% pada Triwulan II-2026, Bagaimana Prospek Semester II?
August 5, 2026Infographic
-
Anggaran Komunikasi: Anggaran Evaluasi Masih Kecil
July 8, 2026 -
Alasan Klien Tunjuk Konsultan PR
July 2, 2026 -
Susunan Pemegang Saham Bank Banten Pasca Bank Jatim Masuk
November 11, 2025 -
Kinerja BPR Berkat Artha Melimpah yang Dimiliki Cucu Eka Tjipta
October 25, 2025