Tren Bullish Emas Masih Mendominasi Jelang Isu Pengumuman Suku Bunga The Fed

0
129

Optimisme pelaku pasar menguat menjelang pertemuan kebijakan moneter Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dijadwalkan pertengahan September. Ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memulai siklus pelonggaran suku bunga menjadi katalis utama yang menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan melemahkan dolar, sehingga memberi dorongan kuat bagi harga emas.

Para pelaku pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga sebagai langkah pertama dari rangkaian kebijakan moneter yang lebih longgar.

Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha yang melihat dari sisi teknikal menilai tren bullish pada emas tetap dominan. Ia mengungkapkan bahwa pergerakan harga emas saat ini masih ditopang oleh kombinasi sinyal candlestick dan indikator Moving Average yang mengindikasikan tekanan beli kuat.

Andy memperkirakan momentum positif ini berpotensi membawa harga emas menembus area psikologis penting yang menjadi fokus investor. Namun, ia juga menegaskan pentingnya mengantisipasi skenario koreksi apabila harga gagal mempertahankan laju penguatannya, dengan area support tertentu sebagai patokan utama untuk mengukur kekuatan tren.

Selain menantikan keputusan FOMC, pelaku pasar juga memantau agenda ekonomi lain yang dapat memengaruhi pergerakan emas, seperti rilis data Penjualan Ritel AS. Di sisi politik, perhatian publik tertuju pada proses pemungutan suara di Senat AS terkait pencalonan Dr. Stephen Miran untuk kursi Federal Reserve. Jika disetujui, Miran dapat langsung berpartisipasi dalam pertemuan kebijakan pekan ini. Di tengah dinamika tersebut, mantan Presiden Donald Trump bahkan menyuarakan dorongan agar The Fed memangkas suku bunga lebih besar daripada yang diantisipasi Powell, menambah spekulasi di kalangan investor.

Baca Juga :   Karyawan Menjadi Pengusaha? Ini Rahasia Suksesnya

Sementara itu, hasil survei University of Michigan terbaru menunjukkan penurunan indeks sentimen konsumen yang mencerminkan meningkatnya pesimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi AS. Ekspektasi inflasi jangka pendek memang tetap tinggi, namun proyeksi inflasi jangka panjang justru menunjukkan kenaikan, menegaskan kekhawatiran akan risiko resesi.

Kombinasi faktor fundamental dan teknikal ini memperkuat pandangan bahwa emas akan tetap menjadi aset yang dilirik menjelang pengumuman penting The Fed. Dengan dukungan sentimen global dan prospek kebijakan moneter yang longgar, tren bullish emas diperkirakan berlanjut, sementara investor disarankan memantau reaksi pasar pasca-keputusan untuk menentukan arah transaksi selanjutnya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics