Pemerintah Bentuk Satgas P2SP Meliputi 3 Pokja, Ini Tugasnya
Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP), untuk memastikan seluruh rencana prioritas dapat berjalan tepat sasaran, dan bermanfaat kepada masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembentukan Satgas merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas, dan rapat koordinasi tingkat menteri.
Satgas P2SP, kata Airlangga, terdiri atas 3 kelompok kerja (pokja). Pokja I, bertugas mempercepat realisasi dan pelaksanaan anggaran program strategis pemerintah. Pokja II, berperan dalam mempercepat implementasi program, serta menyelesaikan berbagai kendala.
Terakhir, kata Airlangga, fokus pada percepatan penyelesaian regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan program, sekaligus memperkuat aspek penegakan hukum.
“Tujuan pembentukan Satgas ini untuk mengkonsolidasikan dan menyelaraskan program strategis pemerintah agar dapat diselesaikan tepat waktu, mencapai target, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Airlangga seusai rapat Kick Off Satgas P2SP di Jakarta, Rabu (22/10).
Airlangga menambahkan, terdapat sejumlah program yang menjadi fokus pelaksanaan tugas Satgas P2SP. Adapun program itu meliputi, program Paket Ekonomi 8+4+5, program Stimulus Ekonomi 2025 yang terdiri dari kebijakan diskon Natal dan Tahun Baru (Nataru). Serta, program lanjutan insentif fiskal lainnya.
Selain itu, kata Airlangga, pemerintah pun menaruh perhatian besar untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang mencakup sekitar 20 ribu dokter spesialis, dokter umum, dan dokter gigi. Mengenai hal itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto sedang menyiapkan program beasiswa untuk mendukung pengadaan tenaga kesehatan.
“Forum kerja ini akan berjalan secara berkala, dan hari ini menjadi pertemuan awal yang dihadiri oleh para menteri dengan jumlah peserta yang memenuhi kuorum. Oleh karena itu, seluruh hasil pembahasan hari ini akan segera ditindaklanjuti,” ujar Airlangga.