Astra International Cetak Penjualan Mobil Sekitar 409 Ribu Unit Sepanjang 2025

0
53
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Astra International Tbk membukukan penjualan mobil sekitar 409 ribu unit pada 2025. Sepanjang tahun lalu, Astra berkontribusi 51% terhadap penjualan mobil nasional yang mencapai sekitar 804 ribu unit secara wholesales.

Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo menjelaskan, khusus untuk penjualan periode Desember 2025, Astra mencatat penjualan sekitar 41 ribu unit. Angkanya tersebut, naik 14% dari penjualan pada November 2025.

Sedangkan untuk penjualan mobil nasional, kata Windy, tercatat sekitar 94 ribu unit, atau naik 27% dari bulan sebelumnya. Sebagai bagian dari industri, Astra terus berkomitmen untuk berkontribusi secara konsisten dalam mendukung pertumbuhan pasar otomotif nasional.

“Kami mengapresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan konsumen kepada Astra. Di tengah dinamika industri otomotif nasional, Astra senantiasa berupaya menjaga kinerja dengan menghadirkan beragam pilihan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Windy dalam keterangan resminya pada Selasa (13/1).

Berdasarkan data penjualan mobil Astra pada 2025, untuk merek Toyota dan Lexus tercatat sekitar 252 ribu unit. Daihatsu sekitar 131 ribu unit, Isuzu sekitar 25 ribu unit, dan UD Trucks 1.627 unit. Kemudian untuk penjualan mobil low cost green car (LCGC) Astra, tercatat sekitar 92 ribu unit.

Baca Juga :   PGE Bukukan Laba Bersih US$137,67 Juta di Tahun 2025

Jika dilihat secara tahunan (yoy), total penjualan mobil Astra menurun menjadi sekitar 409 ribu unit pada 2025, dari sekitar 483 ribu unit pada 2024. Tipe LCGC pun menurun menjadi sekitar 92 ribu unit padq 2025, dari 131 ribu unit pada 2024.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics