Catatkan Kinerja Keuangan Positif, Bank Raya Cetak Laba Bersih Rp 32,93 M di Kuartal II/2025
PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) mencatat laba bersih sebesar Rp 32,93 miliar Kuartal II/2025. Angka tersebut naik 64,5% secara tahunan (yoy).
Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan, kinerja itu mendorong perbaikan rasio profitabilitas Bank Raya, yang tercermin dari peningkatan rasio margin bunga bersih (NIM) yang meningkat menjadi 4,91%, dari sebelumnya 4,31%.
Kemudian, kata Bagus, imbal hasil aset (ROA) meningkat menjadi 0,50% di Kuartal II/2025, dari 0,32% pada Kuartal II/2024. Peningkatan juga terjadi pada imbal hasil ekuitas (ROE) menjadi 2,04% dari 1,25% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Awal yang kuat ini merefleksikan kekuatan bisnis Bank Raya dan kemampuan kami untuk menavigasi berbagai tantangan yang ada,” kata Bagus secara daring pada Selasa (9/9).
Masih pada periode yang sama, lanjut Bagus, Bank Raya pun membukukan penyaluran kredit digital mencapai Rp 13,42 triliun, atau tumbuh 64,8% secara yoy. Pencapaian itu mendorong pertumbuhan pada outstanding kredit digital Bank raya mencapai Rp 2,62 triliun, atau tumbuh 79,2% yoy.
Sepanjang Kuartal II/2025, kata Bagus, Bank Raya berupaya menjaga likuiditas dengan mengoptimalisasi biaya dana. Upaya itu terlihat dari rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) di angka 86,74%, rasio intermediasi makroprudensial (RIM) 92,67%, rasio kecukupan likuiditas (LCR) sebesar 313,42%, dan rasio pendanaan stabil bersih (NSFR) sebesar 154,08% atau di atas ketentuan minimum 100%.
Secara keseluruhan, kata Bagus, pengguna aplikasi Raya telah menyentuh 1,05 juta nasabah. Dari sisi transaksi, aplikasi raya mencatat peningkatan sebesar 42,7% secara yoy, dengan jumlah transaksi 2,1 juta. Adapun jumlah tabungan yang ada di aplikasi Raya mencapai Rp 1,5 trliun, atau naik 66,6% yoy.
“Kami optimistis pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dapat terus tercapai di sisa tahun 2025,” tambahnya.
Untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang, kata Bagus, Bank Raya terus mendorong produk yang fokus pada kekuatan Bank Raya sebagai bank digital dengan jaringan online to offline di seluruh Indonesia. Selanjutnya, inovasi berkelanjutan, dan melakukan sinergi dengan BRI Group sebagai pihak yang melakukan penetrasi digital untuk melayani pasar UMKM.
“Pada saat yang sama, kami terus memperkuat investasi di bidang teknologi untuk menghadirkan customer experience yang lebih baik. Seluruh upaya ini mendorong peningkatan profitabilitas, dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Bagus.