Gapki: Produksi CPO dan PKO Naik 12,4% pada Mei 2023

0
331
Reporter: Rommy Yudhistira

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyebut produksi minyak sawit (CPO) dan palm kernel oil (PKO) meningkat hingga 12,4% pada Mei 2023 secara bulanan. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, total produksi CPO dan PKO meningkat sebesar 15%.

Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono menuturkan, masih dalam bulan yang sama, secara keseluruhan konsumsi dalam negeri menurunĀ  4,2% dari periode April 2023. Penurunan terbesar terjadi pada konsumsi biodiesel -10,4%, dan oleokimia -1,5%.

Diukur secara kumulatif dengan rentang waktu Januari hingga Mei 2023, kata Mukti, untuk produksi biodiesel terhitung meningkat sebesar 5%, oleokimia 5,6%, dan industri pangan melonjak hingga 29,3%. “Secara tahunan (yoy), total konsumsi hingga Mei 2023 naik 15,4% menjadi 9.114 ribu ton dari 7.898 ribu ton periode yang sama di 2022,” kata Mukti dalam keterangan resminya, Jumat (21/7).

Sementara itu, kata Mukti, total ekspor produk minyak sawit pada Mei 2023 meningkat 4,5% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kenaikan terbesar terjadi pada negara tujuan ekspor India dengan kenaikan 168,3 ribu ton atau naik 105,1%, Afrika selain Mesir naik 85,5 ribu ton atau 43,3%, Mesir naik 46,5 ribu ton atau 128,8%.

Baca Juga :   THR dan Stimulus Sosial Diharapkan Pendorong Konsumsi di Lebaran Tahun Ini

Sedangkan untuk penurunan ekspor terbesar, kata Mukti, terjadi pada tujuan Uni Eropa turun 73,1 ribu ton atau -22,5%, Pakistan turun 58,4 ribu ton atau -21,1%, Bangladesh turun 52,4 ribu ton atau -51,3%. “Secara yoy, total ekspor hingga Mei 2023 melonjak 33,5% menjadi 12.864 ribu ton dari 9.633 ribu ton di 2022,” ujar Mukti.

Selanjutnya, kata Mukti, total nilai ekspor produk minyak sawit pada Mei 2023 mencapai US$ 2,05 miliar atau naik 4,6% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Berdasarkan cost, insurance, and freight (CIF) Rotterdam CPO, harga CPO pada Mei 2023 yang sebesar US$ 940 per ton, tercatat lebih rendah dibanding April 2023 yang hanya US$ 1023 per ton.

Rata-rata harga transaksi secara aktual, kata Mukti, meningkat ke beberapa negara antara lain, India, Bangladesh, beberapa negara di Asia, dan Amerika Serikat. Meski terjadi peningkatan konsumsi minyak kelapa sawit dan turunannya di dalam negeri, kenaikan produksi dan stok awal yang cukup tinggi mengakibatkan terjadinya lonjakan stok minyak sawit sebesar 28,7% menjadi 4,67 juta ton pada Mei 2023. Jumlah tersebut meningkat sebesar 1,04 juta ton dari 3,63 juta ton pada April 2023.

Leave a reply

Iconomics