Jasa Marga Cetak Pendapatan Usaha Rp 10,3 T di Semester I/2026, Naik 7,6% Dibanding Tahun Lalu
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencetak pendapatan usaha Rp 10,3 triliun pada Semester I/2026. Angka tersebut meningkat 7,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, kontribusi tol mendorong pendapatan usaha sebesar Rp 9,5 triliun, dan usaha lainnya sebesar Rp 798,2 miliar.
Kinerja itu, kata Rivan, diimbangi dengan optimalisasi operasional yang terukur sehingga mendorong laba perusahaan sebelum dikurangi beban bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp 7,0 triliun, naik 8,1% dari periode yang sama tahun lalu.
“Pencapaian Semester I/2026 merupakan komitmen perseroan dalam menjaga kesehatan finansial dan pertumbuhan bisnis berjalan selaras dengan peningkatan layanan kepada masyarakat,” kata Rivan dalam keterangan resminya pada Senin (31/8).
Masih pada periode yang sama, kata Rivan, total volume transaksi tercatat sebesar 647,5 juta kendaraan, meningkat 1,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasi lalu lintas hari rata-rata sebesar 3,58 juta kendaraan per hari.
Rivan menambahkan, peningkatan volume transaksi ikut mendorong pertumbuhan pendapatan tol, sekaligus menunjukkan potensi pertumbuhan mobilitas pada jaringan tol yang dikelola Jasa Marga.
Untuk menopang tren peningkatan mobilitas, kata Rivan, pihaknya telah mengoperasikan 1.294 kilometer (km) jalan tol, atau setara 42% dari total seluruh jaringan tol di Indonesia.
“Bagi Jasa Marga, pembangunan jalan tol tidak berdiri sendiri per ruas, melainkan bagian dari satu kesatuan jaringan yang saling terhubung. Karena itu, optimalisasi konektivitas antar-ruas menjadi kunci untuk mengoptimalkan utilisasi jaringan sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di koridor yang kami layani,” ujar Rivan.
Memasuki Semester II/2026, kata Rivan, Jasa Marga masih berpeluang terus berkembang. Hal itu sejalan dengan semakin membaiknya konektivitas, dan geliat ekonomi nasional.
“Dengan pengalaman dan skala jaringan yang dimiliki, perseroan akan terus berinovasi, menjaga tata kelola yang bertanggung jawab, serta menghadirkan nilai tambah nyata yang dapat dirasakan oleh investor, mitra bisnis, dan jutaan pelanggan setia kami di setiap kilometer perjalanan,” ujarnya.