Kepala BAIS TNI Mundur, Dinilai Jadi Standar Baru Tanggung Jawab Institusi

0
43
Reporter: Wisnu Yusep

Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai keputusan Letjen TNI Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) sebagai langkah ksatria.

Langkah Letjen TNI Yudi ini, kata Karyono, dipandang sebagai bentuk pertanggungjawaban moral tertinggi atas keterlibatan oknum anggotanya dalam kasus kriminal.

​Penyerahan jabatan tersebut diketahui merupakan buntut dari kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang diduga dilakukan oleh empat anggota BAIS.

​Karena itu, lanjut Karyono menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memegang tanggung jawab penuh atas tindakan bawahannya, terutama yang berkaitan dengan tindak pidana.

Langkah itu, kata Karyono diharapkan menjadi preseden atau standar baru bagi pimpinan institusi lain di Indonesia saat menghadapi pelanggaran hukum oleh anggotanya.

Dengan sikap tegas TNI ini, Karyono memandang bahwa TNI mampu memulihkan citra institusi dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap supremasi hukum.

​”Apa pun istilahnya, baik penyerahan jabatan atau pengunduran diri, ini adalah langkah tegas dan positif yang harus diapresiasi. Ini membuktikan adanya upaya TNI untuk terus berbenah sesuai nilai demokrasi dan HAM,” ujar Karyono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/03/2026).

Baca Juga :   Ketua DPR Apresiasi Kinerja TNI dan Ingatkan Komitmen Pemerintah Sejahterakan Prajurit

Meski mengapresiasi pengunduran diri Letjen TNI Yudi, Karyono mengingatkan bahwa proses hukum terhadap para pelaku lapangan tidak boleh terhenti. Ia menekankan pentingnya pengawalan kasus ini di ranah peradilan militer agar memberikan efek jera yang nyata. ​

“Tentu tidak cukup hanya dengan penyerahan jabatan. Para pelaku tetap harus diproses secara hukum demi keadilan bagi korban,” ujar Karyono.

Diketahui kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus menarik perhatian publik secara luas. Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto juga telah menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah kriminal serius yang harus ditangani secara transparan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics