Khalid Basalamah Bantah Ada Keterkaitan dengan Sejumlah Tersangka Kasus Kuota Haji

0
40
Reporter: Wisnu Yusep

Pendakwah sekaligus pemilik biro perjalanan haji PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour), Khalid Zeed Abdullah Basalamah menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan maupun interaksi dengan sejumlah pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi kuota haji. Khalid juga menyebut tidak pernah berkomunikasi dengan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas maupun staf khususnya.

“Ada nama-nama yang saya tidak pernah interaksi, seperti mantan Menteri Agama dan staf khususnya,” ujar Khalid ketika menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, 23 April 2026 lalu.

Tak hanya itu, Khalid pun mengaku tidak mengenal sejumlah pihak lain yang turut terseret dalam perkara ini, termasuk pengusaha travel haji milik Fuad Hasan Masyhur, serta dua tersangka baru yakni Ismail Adham dan Asrul Aziz Taba.

Menurutnya, dalam praktik bisnis perjalanan haji dan umrah, interaksi antar pelaku industri tidak selalu terjadi, terlebih dalam urusan yang berkaitan dengan kebijakan kuota.

Kasus ini sendiri mulai disidik KPK sejak Agustus 2025. Dalam perkembangannya, lembaga antirasuah menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz sebagai tersangka pada Januari 2026.

Baca Juga :   Pusaran Dugaan Korupsi Wali Kota Madiun, KPK Beberkan Nilai Nominal

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang diterima KPK pada Februari 2026, dugaan penyimpangan dalam pengelolaan kuota haji tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp622 miliar.

KPK kemudian melakukan penahanan terhadap para tersangka secara bertahap. Yaqut sempat dialihkan menjadi tahanan rumah sebelum akhirnya kembali ditahan di Rutan KPK. Sementara itu, Ishfah Abidal Aziz juga telah lebih dahulu ditahan.

Pada akhir Maret 2026, KPK kembali memperluas penyidikan dengan menetapkan dua tersangka tambahan, yakni Ismail Adham dan Asrul Aziz Taba.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics