Kisah India Mengembangkan Digital Public Infrastructure, Dibangun Untuk Rakyat

0
55

Pengembangan infrastruktur digital publik (digital public infrastructure/DPI) oleh pemerintah harus berpijak pada publik, bukan menitik beratkan pada pasar.

Chief Executive Officer and Managing Director, Open Network for Digital Commerce (ONDC), India, T. Koshy menggarisbawahi bahwa DPI bukan sekadar teknologi, melainkan infrastruktur sipil yang menjadi fondasi pemerataan digital.

“Kita tidak sedang membangun sekadar sistem teknologi. Kita sedang membangun jalan raya digital—publik, terbuka, dan milik bersama,” kata Koshy dalam keterangannya.

Berangkat dari pengalaman India dalam membangun sistem seperti Aadhaar, UPI, dan ONDC, Koshy menunjukkan bagaimana negara bisa menjadi penggerak inovasi tanpa mendominasi ekosistem.

Menurut Koshy, DPI memungkinkan layanan publik menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini tersisih dari sistem formal.

“Jika kita ingin menyelesaikan ketimpangan, kita harus memulainya dari desain sistem digital kita sendiri. Kita perlu membangun bukan untuk pasar, tapi untuk rakyat,” ujarnya.

Koshy menegaskan bahwa model India tidak harus ditiru mentah-mentah, namun prinsip dasarnya—terbuka, inklusif, dan netral—dapat menjadi fondasi bersama bagi negara-negara di Global South, termasuk Indonesia.

Baca Juga :   Prabowo Sebut Danantara Berpotensi Kelola Aset Senilai US$ 1 Triliun

President and Chief Executive Officer, Indosat Ooredoo Hutchison, Indonesia, Vikram Sinha menyampaikan bahwa konektivitas harus dibarengi dengan sistem yang inklusif, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia.

“Digitalisasi tidak boleh berhenti di kota besar. Kita harus pastikan DPI menjangkau hingga desa-desa dan komunitas paling terpencil,” katanya.

Executive Director, Social Web Foundation, Amerika Serikat, Mallory Knodel menekankan pentingnya tata kelola dan prinsip keadilan dalam desain DPI.

Menurutnya, DPI harus dibangun dengan nilai transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan hak asasi.

Dalam kesempatan ini, Kosty juga menyampaikan bila ingin demokrasi yang kuat, maka butuh infrastruktur digital yang juga demokratis.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics