Menkominfo: Sudah Diduga, Isu Krisis Geopolitik Muncul di 2nd DEWG Meeting

0
317

Sidang kedua Digital Economy Working Group (2nd DEWG Meeting) berjalan dengan lancar dan menghasilkan Dokumen Bali Package untuk isu konektivitas dan pemulihan pasca Covid-19.

“Sebagai tuan rumah, kami tentu menyampaikan apresiasi atas kehadiran para delegasi negara-negara Anggota G20, knowledge partner national dan global yang telah mencurahkan komitmen dan upaya untuk hadir secara langsung. Kami juga berterima kasih kepada partisipan yang tetap menunjukkan komitmennya dalam membentuk partisipasi virtual meski terdapat perbedaan zona waktu,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam keterangan tertulis.

Menteri Johnny menjelaskan pertemuan kedua DEWG merupakan kelanjutan dari Pre-Meeting Workshop dan pertemuan pertama DEWG pada Maret 2022. Melalui kedua pertemuan tersebut, telah dilakukan diskusi dan pertukaran informasi antar Negara Anggota G20 terkait tiga isu prioritas DEWG untuk mewujudkan percepatan transformasi digital secara global.

“Ketiga isu prioritas tersebut antara lain konektivitas dan pemulihan pasca Covid-19, keterampilan digital dan literasi digital, dan ketiga data free flow with trust dan cross-border data flow,” kata Menkominfo.

Baca Juga :   Layanan Telemedicine Good Doctor Tersedia di Aplikasi PeduliLindungi

Menkominfo menyatakan pertemuan DEWG Kedua berjalan dengan lancar, baik, dan fokus. Menurutnya, terdapat pemahaman yang saling melengkapi dari seluruh delegasi anggota G20, beserta para Knowledge Partners, dalam menyepakati 5 sub-topik tersebut. Menurut Menteri Johnny, dukungan terhadap gagasan tersebut menunjukkan komitmen Indonesia dalam memantapkan peranan G20, untuk mengentaskan beragam isu komunitas global.

“Di mana melalui inisiatif ini, DEWG mendorong solidaritas pemanfaatan transformasi digital, tidak hanya dari negara anggota G20 tapi juga negara non-anggota G20, terutama negara-negara berkembang kepulauan, atau small island developing states,” tuturnya.

Menkomnfo mengaku ada sejumlah intervensi perihal krisis geopolitik yang terjadi pada pertemuan ini. “Hal tersebut sudah kami perkirakan sehingga Pertemuan DEWG Kedua tetap dapat berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Dalam pertemuan ini, sebanyak 15 delegasi negara G20 hadir secara langsung di Yogyakarta, selain Indonesia, ada Amerika Serikat, Argentina, Australia, Brazil, Prancis, Jerman, Inggris, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Turki, dan Uni Eropa. Adapun delegasi lima negara hadir secara daring antara lain Kanada, China, Meksiko, Afrika Selatan dan Rusia.

Leave a reply

Iconomics