Pemerintah: Waralaba Lokal Harus Tambah Menguasai Pasar

0
287
Reporter: Maria Alexandra Fedho

Bisnis industri waralaba di Indonesia tumbuh sekitar 5% dan omset mencapai Rp31,1 triliun. Bisnis ini juga menyerap sebanyak 682.292 tenaga kerja pada tahun 2021. Tingginya permintaan konsumen yang turut membuat investor tertarik memuat usaha waralaba.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno mengatakan bahwa industri waralaba saat ini harus dimanfaatkan. Para usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal dan produk lokal harus kreatif dan terus berinovasi demi tatanan ekonomi baru dan pemulihan ekonomi Indonesia.

Waralaba lokal harus tetap percaya diri meskipun waralaba global juga tengah memasuki Indonesia. Hal ini karena banyak yang akan membantu dan memfasilitasi agar para waralaba ini terus berkembang. Pemerintah, Perhimpunan WALI, Kementerian Pariwisata dab Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan Kemeterian UKM dan Koperasi (Kemenkop UKM) akan terus berkolaborasi guna memajukan para waralaba lokal.

Menteri Perdagangan juga mengatakan bahwa bisnis waralaba lokal harus lebih menguasai pasar dunia karena Indonesia punya kekuatan, potensi dan sumber daya manusianya. Hal ini agar Indonesia dapat menjadi negara maju pada tahun 2045.

Baca Juga :   Semen SCG dan Kementerian Parekraf Mendorong Desa Mandiri Lewat Program yang Berkelanjutan

“Tanpa menguasai pasar dunia itu tidak mungkin kita akan menjadi negara maju pada tahun 2045, ” kata Zulkifli Hasan saat membuka FLEI Expo pada 18 November 2022.

Kolaborasi juga memiliki peranan penting dalam meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sandiaga Uno menjelaskan terkait istilah dalam kolaborasi versinya. Ia menyebutkan beberapa istilah yaitu Gercep atau Gerak Cepat, Geber atau Gerak Bersama, Gaspol atau Garap Semua Potensi Online .

“Kalo kita bisa berkolaborasi maka akan ada 1.1 juta lapangan kerja bisa segera tercipta dan tahun 2024 ada 4.4 jt lapangan kerja,” ucap Sandiaga Uno.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics