Penetapan Dua Tersangka Baru Jadi Simpul, KPK Ungkap Keterlibatan Pimpinan di Kementerian Agama

0
47
Reporter: Wisnu Yusep

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjawab teka-teki dugaan aliran dana kepada mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), dengan menetapkan dua tersangka baru dalam korupsi kuota haji. Dua tersangka baru tersebut adalah Ismail Adham sebagai Direktur Operasional Maktour dan Asrul Aziz Taba sebagai Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri).

​Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menegaskan bahwa penetapan dua tersangka baru ini merupakan bukti nyata adanya praktik curang di balik pembagian kuota haji.

Hal ini sekaligus mematahkan narasi yang menyebut tidak adanya keterlibatan atau aliran dana kepada pucuk pimpinan Kementerian Agama saat itu.

​”Hal ini sekaligus meluruskan dan mengonfirmasi narasi yang beredar di masyarakat terkait dengan ada atau tidaknya dugaan aliran uang kepada saudara YCQ,” ujar Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (01/04/2026).

​KPK mengidentifikasi kedua tersangka baru ini sebagai “simpul” penting (neksus) untuk membongkar jaringan korupsi ini lebih dalam.

Keduanya diduga menjadi penghubung antara pihak swasta dengan oknum di internal Kementerian Agama.

​Budi menjelaskan bahwa keterlibatan kedua tokoh dari pihak penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) ini mengonfirmasi adanya transaksi gelap demi mendapatkan jatah kuota haji.

Baca Juga :   Pemberantasan Korupsi Membutuhkan Komitmen, Konsistensi, dan Langkah Konkret Pemerintah

​”Dua tersangka ini menjadi neksus atau simpul konfirmasi bahwa betul ada dugaan aliran uang dari PIHK kepada oknum-oknum di Kementerian Agama,” tambah Budi.

​Penyidik KPK pun kini tengah mendalami sejauh mana aliran dana tersebut mengalir dan siapa saja pejabat Kemenag yang ikut menikmati uang suap tersebut.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics