Perusahaan Telekomunikasi AT&T Luncurkan Strategi Kurangi Utang

0
1679
Reporter: Reuters

Perusahaan telekomunikasi berbasis Amerika Serikat (AS) AT&T Inc meluncurkan strategi bisnis 3 tahun termasuk penambahan 2 direksi baru. Juga berencana menjual aset mereka yang tidak terkait dengan bisnis inti senilai US$ 10 miliar pada tahun depan.

Strategi itu menjadi bagian dari upaya untuk membayar utang perusahaan. Sejak September lalu, perusahaan dipaksa untuk membuat perubahan dengan memangkas biaya, perubahan di manajemen serta mengurangi rencana untuk berekspansi.

Lalu, perusahaan juga berharap Randall Stephenson tetap menjadi CEO setidaknya hingga 2020 nanti. Langkah AT&T itu mendapat pujian karena disebut sebagi langkah positif. Dengan begitu, pemilik saham semakin percaya dan siap memajukan perusahaan untuk masa-masa yang akan datang.

Utang AT&T hingga akhir kuartal (3 bulanan) ketiga tahun ini mencapai US$ 153,5 miliar. Untu mengurangi utang tersebut korporasi telah menjual sebagian asetnya semisal di Puerto Rico hingga di AS senilai US$ 1,95 miliar. Perusahaan juga telah menjual sahamnya yang ada di Central European Media Enterprises Ltd (CME) senilai US$ US $ 2,1 miliar.

Baca Juga :   Stafsus Tepis Isu Menteri Erick Perintahkan Perusahaan BUMN Beli Dolar AS Sebanyak-Banyaknya

Dari penjualan aset ini, perusahaan berharap bisa mengumpulkan US$ 14 miliar hingga akhir tahun ini. Dengan target mampu mengurangi utang senilai US$ 12,7 miliar pada tahun ini. Pendapatan perusahaan dari operasional pada kuartal ketiga turun menjadi US$ 44,59 miliar dari US$ 45,74 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics