Raffi Ahmad Bersuara Respons Kasus Impor Blueray Cargo

0
20
Reporter: Wisnu Yusep

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad membantah terlibat dalam kasus dugaan impor barang yang menyeret nama perusahaan jasa titipan Blueray Cargo. Raffi menegaskan dirinya tidak pernah melakukan transaksi, pemesanan barang, maupun menerima kiriman dari perusahaan tersebut. Ia menjelaskan keterkaitannya dengan Blueray Cargo hanya sebatas foto bersama saat berkunjung ke Amerika Serikat pada Oktober 2025.

“Nama saya kembali dikaitkan dengan isu yang tidak benar. Karena saat ini saya mendapat amanah sebagai Utusan Khusus Presiden, saya merasa perlu meluruskan informasi yang beredar,” kata Raffi dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (11/06/2026).

Raffi menuturkan saat itu dirinya mengunjungi sejumlah usaha milik warga Indonesia di New York usai mengikuti Chicago Marathon. Setelah menyambangi restoran Awang Kitchen dan toko Indo Java, ia diajak berfoto oleh sejumlah warga Indonesia, termasuk pihak dari Blueray Cargo.

Menurut Raffi, pihak Blueray sempat menawarkan jasa pengiriman barang, termasuk telepon seluler. Namun, ia mengaku menolak tawaran tersebut dan tidak pernah melanjutkan komunikasi.

Baca Juga :   Jejak Rasuah Dinasti Kunang di Bekasi: Sopir Pribadi Mulai "Bernyanyi" di KPK

“Mereka sempat menawarkan mengirimkan iPhone secara gratis, tetapi saya tolak. Setelah itu tidak ada pemesanan maupun komunikasi lagi,” ujarnya.

Kuasa hukum Raffi, Hotman Paris Hutapea menegaskan tidak terdapat bukti yang menunjukkan kliennya pernah memesan atau menerima barang dari Blueray Cargo.

“Raffi tidak pernah melakukan pemesanan. Ini hanya pertemuan biasa antara publik figur dan orang yang meminta foto,” kata Hotman.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap nama Raffi Ahmad muncul dalam fakta persidangan kasus dugaan suap importasi barang yang melibatkan perusahaan jasa titipan Blueray Cargo. Perusahaan itu diduga terlibat dalam perkara korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Menanggapi hal itu, Raffi meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan bisnis maupun transaksi dengan perusahaan itu.

Leave a reply

Iconomics