Vaksin Dari Sinovac Sudah Datang Lagi, Menko Perekonomian: Tak Perlu Ragu Lakukan Vaksinasi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta Menkominfo Johnny G. Plate, Wamenkes Dante Saksono, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku dan Direktur Utama Biofarma Honesty Basyir saat konferensi pers kedatangan vaksin ke-13/Dok. Ekon
Vaksin Sinovac telah tiba di Indonesia. Adapun vaksin yang tiba sebanyak 8 juta bulk vaksin Sinovac. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Pemerintah selalu menjaga ketersediaan stok vaksin agar pelaksanaan vaksinasi sesuai target yang telah ditetapkan.
“Pemerintah selalu memastikan keamanan (safety), mutu (quality), dan khasiat (efficacy). Masyarakat tidak perlu ragu untuk melakukan vaksinasi. Vaksin telah melalui proses evaluasi oleh Badan POM yang juga telah mendapatkan pertimbangan dari ITAGI, WHO, dan para ahli. Dengan kedatangan vaksin Sinovac hari ini maka total vaksin yang telah diterima Indonesia menjadi sebanyak 83,9 juta dosis,” kata Menko Airlangga dalam siaran pers.
Ia mengatakan untuk mempercepat tercapainya herd immunity, Pemerintah segera memulai Vaksinasi Tahap Ketiga yaitu bagi masyarakat rentan dengan memperhatikan beberapa aspek seperti aspek geo spasial dengan angka kasus Covid-19 yang tinggi atau zona merah dan aspek sosial ekonomi.
Pemerintah sangat menyambut baik dan mendukung pelaksanaan program Vaksinasi Gotong Royong yang digagas oleh pengusaha melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Berjalan paralel dengan Program Vaksinasi Pemerintah, Program Vaksinasi Gotong Royong juga gratis karena dibiayai perusahaan.
Vaksinasi Gotong Royong yang menggunakan Vaksin Sinopharma telah dilaksanakan sejak tanggal 18 Mei 2021. Vaksinasi tersebut dilakukan untuk karyawan pada 27 perusahaan melalui 18 fasilitas kesehatan yang berlokasi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Kepulauan Riau dan Maluku Utara. Sebanyak 76.910 dosis untuk Vaksinasi Gotong Royong telah didistribusikan. Hingga saat ini Vaksinasi Gotong Royong telah dilakukan kepada 21.616 orang.
“Bersama kita tumbuhkan optimisme ini sehingga akan menguatkan ekspektasi terhadap perekonomian Indonesia untuk bisa rebound di tahun 2021 dengan angka pertumbuhan di kisaran 4,5% sampai dengan 5,3%. Pemerintah terus berupaya keras untuk suksesnya program vaksinasi di Indonesia. Namun, kunci dari keberhasilan program vaksinasi harus didukung oleh semua pihak, semua komponen masyarakat dari seluruh bagian Indonesia dan tentunya dengan tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin,” pungkas Airlangga.