BMTH Ditargetkan Jadi Kawasan Ekosistem Pariwisata Khusus Entertainment dan Festival Musik

0
32
Reporter: Rommy Yudhistira

Pengembangan Bali Maritim Tourism Hub (BMTH) ditargetkan menjadi kawasan ekosistem pariwisata khusus entertainment dan festival musik di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali. Melihat rencana pembangunan proyek BMTH, kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi ikon baru pariwisata maritim di Indonesia dan mancanegara.

“Dengan mengintegrasikan berbagai fasilitas wisata maritim, seperti marina, yacht, cruise terminal, entertainment skala internasional, UMKM plaza dan juga LNG,” kata Menteri BUMN Erick Thohir ketika mengunjungi BMTH Bali, Minggu (12/5) kemarin.

Erick mengatakan, sebagai negara kepulauan, sudah sepatutnya Indonesia menjadi ikon maritim kelas dunia, dengan mengintegrasikan sektor pariwisata dan entertainment. Dengan dukungan dan kerja sama antara Kementerian BUMN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, BMTH dapat menjadi destinasi pariwisata maritim yang menyuguhkan pertunjukan kelas dunia.

“Harapannya, acara-acara besar seperti Tommorow Land, Summer Sonic dan event-event kelas dunia lainnya bisa dihadirkan di kawasan BMTH ini,” ujar Erick.

Masih kata Erick, pihaknya mengapresiasi sinergi antar-perusahaan BUMN dalam pengerjaan proyek BMTH. Apalagi proyek BMTH melibatkan 1.900 pekerja lokal.

Baca Juga :   Bintan Industrial Estate Miliki Nilai Jual Aksesibilitas dan Konektivitas

Dengan begitu, kata Erick, BMTH diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan Benoa.

“Sinergi antar BUMN ini sangat penting untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan proyek BMTH. Terlebih keterlibatan pekerja lokal, ini menandakan BMTH memberi kemanfaatan ekonomi secara langsung sejak proyek ini dikerjakan,” ujar Erick.

Leave a reply

Iconomics