Kopdes Merah Putih Diresmikan, Prabowo Harap Bisa Pangkas Rantai Distribusi Sembako untuk Rakyat

0
74
Reporter: Rommy Yudhistira

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Bentangan, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah. Dari sebanyak 80.081 Kopdes Merah Putih yang diluncurkan, ada 108 unit koperasi yang siap beroperasi.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Kopdes Merah Putih hadir untuk mempersingkat rantai distribusi bahan-bahan pokok di Indonesia. Dengan Kopdes Merah Putih, pemerintah berupaya untuk menguatkan ekonomi nasional melalui desa/kelurahan.

“Jadi, 80 ribu koperasi ini adalah suatu upaya untuk kita memperpendek rantai distribusi, rantai aliran bahan-bahan yang penting bagi rakyat kecil, rakyat yang ekonominya masih lemah,” kata Prabowo dalam sambutannya di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7).

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan, pembentukan Kopdes Merah Putih bertujuan untuk menekan perilaku pengusaha-pengusaha yang tidak bertanggung jawab, dan kerap mencari keuntungan pribadi yang merugikan masyarakat dan negara. Sebagai contoh, ada beberapa oknum pengusaha yang mengganti label beras biasa menjadi beras premium.

Aktivitas itu, kata Prabowo, pihaknya menilai sebagai upaya yang merugikan, dan tidak berpihak kepada masyarakat. Karena itu, Polri dan Kejaksaan Agung untuk menindak tegas pengusaha yang membawa kerugian tersebut dan diperkirakan mencapai Rp 100 triliun.

Baca Juga :   Menristek: Tantangan Startup Indonesia adalah Pendanaan

“Kapolri, Jaksa Agung (ST Burhanuddin), tolong dikejar yang bandel-bandel itu. Biar masuk yang Rp 100 triliun itu setiap tahun. Nakal, beras biasa, diganti stempel. Tapi, ini terjadi di banyak negara. Di Malaysia lagi heboh juga. Ini harus kita tertibkan,” ujar Prabowo.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan selaku Ketua Satuan Tugas Kopdes Merah Putih Zulkifli Hasan menambahkan, pihaknya menargetkan dalam 3 bulan ke depan, seluruh unit Kopdes Merah Putih bisa beroperasi. Dengan peresmian Kopdes Merah Putih, pemerintah optimistis dalam 3 hingga 4 tahun ke depan akan muncul usaha baru di desa dan kelurahan seluruh Indonesia.

“Saya pastikan 80.081 berdiri tegak, 1 juta pengelola siap mendampingi masyarakat desa dalam membangun Kopdes Merah Putih,” ujar Zulkifli.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics