Pemerintah Optimistis Perekonomian Segera Membaik Pasca-Demo Ricuh Sepekan Ini

0
104
Reporter: Rommy Yudhistira

Pemerintah optimistis situasi ekonomi akan segera membaik selepas dinamika sosial dan politik yang terjadi. Dinamika politik dan sosial itu dinilai hanya mempengaruhi perekonomian nasional secara jangka pendek.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan yang jelas untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat. Di samping itu, kuatnya fundamental ekonomi pun terlihat dari pertumbuhan di angka 5,12% pada Kuartal II/2025, dan tingkat inflasi yang terjaga pada 2,37%.
“Pertumbuhan ekonomi kita masih berada di jalur yang positif. Harapan kami para investor dan para emiten memahami jika penyampaian aspirasi dijamin di negara demokrasi selama dilakukan dengan baik,” kata Airlangga dalam dialog stabilitas pasar modal Indonesia di BEI, Jakarta, Senin (1/9).Untuk itu, kata Airlangga, pemerintah terus berkomunikasi aktif dengan emiten, dan investor. Langkah tersebut sebagai cara memastikan agar rencana investasi tetap berjalan, dan tidak terganggu.

Selanjutnya, kata Airlangga, pihaknya mengimbau para pengusaha untuk tetap tenang dan optimistis. Pemerintah pun meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi atas informasi yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :   Nasabah Terdampak Corona Bisa Kontak BNI Terdekat untuk Relaksasi Kredit

“Mari kita ciptakan suasana yang damai dan saling menghormati. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban akan sangat membantu mempercepat pemulihan situasi dan meminimalkan dampak negatif terhadap perekonomian,” ujarnya.

Untuk pelaku pasar modal, kata Airlangga, pemerintah berkomitmen penuh dalam menjaga stabilitas ekonomi. Buktinya cadangan devisa mencapai US$ 152 miliar per Juli 2025, keadaan sistem perbankan yang sehat, dan koordinasi kebijakan fiskal/sektor keuangan, serta sektor riil yang berjalan baik.

“Dengan fundamental yang solid ini, dampak volatilitas jangka pendek tidak akan mengubah trajectory ekonomi kita yang positif. Target mempertahankan pertumbuhan di atas 5% tetap realistis dan achievable, dengan komitmen penuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Airlangga.

Soal kritik dan tuntutan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir, kata Airlangga, pemerintah sangat terbuka menerimanya. “Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindak lanjuti,” katanya.

Leave a reply

Iconomics