Tarif Ekspor ke Amerika Serikat 19%, Presiden Prabowo: Semua Sudah Kita Hitung

0
88

Negosiasi tingkat tinggi antara Presiden Indonesia dengan Presiden Amerika Serikat menghasilkan tarif ekspor untuk produk dari Indonesia ke Amerika Serikat (AS) dikenai 19%.

Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa produk ekspor dari Indonesia akan dikenakan tarif sebesar 19% dan menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan penetapan tarif sebelumnya yang mencapai 32%.

Keberhasilan penurunan tarif yang merupakan hasil kesepakatan tingkat tinggi antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump, menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang mencapai kesepakatan pasca surat resmi Presiden Trump pada 7 Juli 2025. Respons cepat Pemerintah Indonesia melalui negosiasi lanjutan pada 9 Juli 2025 di Washington D.C. langsung difinalisasi oleh kedua kepala negara sebagai bentuk komitmen bersama untuk menuntaskan pembahasan secara konstruktif.

“Saya bicara dengan Presiden Donald Trump ya Alhamdulillah juga penuh dengan alot. Akhirnya ada persepakatan. Kita juga ada, istilahnya, kita memahami kepentingan-kepentingan mereka. Mereka memahami kepentingan kita dan kita sepakati sekarang tarifnya dari 32 (persen) diturunkan jadi 19 (persen),” jelas Presiden Prabowo Subianto dalam keterangan pers setiba di Indonesia, Rabu (16/07/2025).

Baca Juga :   RRC Bantah Sedang Berunding Tarif dengan AS, RRC Kasih Syarat ke AS Bila Mau Bernegosiasi

Presiden Prabowo menegaskan komitmen mengedepankan kepentingan nasional dalam setiap proses negosiasi. Presiden Prabowo Subianto juga menyebut bahwa Presiden Donald Trump sebagai sosok negosiator yang tangguh, namun menekankan pentingnya dialog yang berkelanjutan hingga tercapainya kesepahaman yang seimbang bagi kedua belah pihak.

Presiden Prabowo Subianto juga menekankan bahwa setiap keputusan yang diambil telah melalui pertimbangan yang cermat dan menyeluruh, serta mengedepankan perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia sebagai prioritas utama dalam perumusan kebijakan ekonomi nasional.

“Semua sudah kita hitung. Semua kita berunding. Kita juga memikirkan. Yang penting bagi saya adalah rakyat saya. Yang penting saya harus lindungi pekerja-pekerja kita,” tegas Presiden Prabowo.

Sejauh ini, besaran tarif yang dikenakan kepada Indonesia adalah yang terendah diantara negara Asia Tenggara yang lainnya. Thailand dikenai 36%, Sri Lanka 30%, Malaysia 25%, Brunei 25%, Vietnam 20%, hingga Filipina 20%.

Leave a reply

Iconomics