Bank Raya Hadirkan 111 Fitur pada Aplikasinya, Apa Saja?
PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) telah menghadirkan lebih dari 111 fitur pada aplikasi Raya. Fitur tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan pengalaman perbankan yang optimal.
Direktur Digital dan Operasional Bank Raya Lukman Hakim mengatakan, Bank Raya terus mengembangkan teknologi informasi (IT) untuk mendukung inovasi produk di aplikasi Raya. Dalam prosesnya, Bank Raya mengedepankan pengalaman konsumen dalam pengembangan produk untuk menciptakan pengalaman transaksi yang lebih intuitif, dan personal bagi nasabah.
Dari sisi tabungan digital, kata Lukman, Bank Raya menghadirkan berbagai inovasi. Semisal, fitur “Saku Bareng”, yang menawarkan solusi bagi komunitas dalam mengelola keuangan bersama secara praktis, transparan, dengan kapasitas anggota hingga 300 orang.
“Ada juga fitur ‘Uang Saku’ yang tujuannya membantu pengelolaan, dan memantau keuangan anak sejak dini. Ada pula fitur kartu digital debit Visa yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi secara lebih luas,” tutur Lukman dalam keterangan resminya pada 14 April lalu.
Fitur lainnya, kata Lukman, “Tagih Uang” yang merupakan pengembangan dari “Saku Bareng”, yang bisa memudahkan komunitas dalam mengelola uang bersama dengan jumlah anggota mencapai 300 orang. Selanjutnya fitur QRIS bisnis dan kasir yang diharapkan dapat memudahkan pelaku usaha untuk memantau pembayaran melalui QRIS secara langsung dari aplikasi Raya.
Selanjutnya, kata Lukman, Raya juga dilengkapi dengan fitur lainnya seperti QRIS CPM, pembelian pulsa, paket data, token listrik, pembayaran tagihan listrik, PDAM, multifinance, zakat, pembayaran kartu kredit, pembayaran internet, TV kabel, dan virtual account.
Dengan inovasi itu, kata Lukman, Bank Raya berupaya memanfaatkan big data technology untuk terus memperkuat fondasi teknologi dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kapabilitas digital dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan industri perbankan serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” kata Lukman.