Fitur myBCA Dikembangkan dan Dilengkapi untuk Penuhi Kebutuhan Nasabah, Apa Saja?

0
94
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mengembangkan fitur aplikasi myBCA untuk melengkapi, dan memenuhi kebutuhan nasabah. Juga terus berupaya memberikan pemahaman kepada nasabah terkait fitur-fitur milik myBCA.

SVP Transaction Banking Product Development BCA Fera Agustina mengatakan, pihaknya pun menargetkan pertumbuhan positif melalui dorongan dari myBCA. Salah satu upaya BCA untuk terus memberikan pemahaman terkait produk yakni menyelenggarakan BCA Expoversary 2026 pada 5-8 Februari 2026.

“Masih perkenalan, untuk target sendiri kita belum terlalu ambisius. Tapi kita masih punya beberapa target tertentu, mungkin dalam bentuk persentase. Cuma ke depannya kita berharap lebih baik lagi,” kata Fera dalam sesi diskusi di BCA Expoversary 2026, Sabtu (7/2).

Mengenai fitur Poket Rupiah yang terdapat dalam myBCA, kata Fera, nasabah dapat memiliki hingga 20 kantong (pocket) dalam 1 rekening. Misalnya, digunakan untuk mengatur dana pendidikan anak, liburan, pembelian gadget, hingga dana darurat.

Fitur Poket Rupiah, kata Fera, merupakan salah satu inovasi BCA untuk menjawab kebutuhan nasabah terhadap pengaturan dana yang fleksibel, aman, dan mudah diakses dalam satu aplikasi.

Baca Juga :   OJK akan Meluncurkan Arah Pengembangan SLIK

“Kalau omong segmen ini masih sesuai dengan target kita. Segmen-segmen yang yang cocok dengan orang-orang yang sadar bagaimana mengelola keuangan dengan baik,” ujar Fera.

Kemudian, lanjut Fera, myBCA pun mempunyai fitur Poket Valas yang memungkinkan nasabah menyimpan dananya dalam mata uang valuta asing. Terdapat 18 jenis mata uang dalam Poket Valas yaitu, dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, yuan Tiongkok, euro, dolar Australia, yen Jepang, poundsterling, dolar Hong Kong, ringgit Malaysia, baht Thailand, dolar Kanada, dolar New Zealand, krona Swedia, riyal Saudi Arabia, won Korea Selatan, dan dirham Uni Emirat Arab.

“US dolar, Singapura dolar, itu memang transaksi yang paling umum dipakai. Sekarang juga sudah mulai booming ini yuan China,” ujar Fera.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics