Hasil Survei Ini Sebut 66% Kelas Menengah Tertekan Secara Finansial, Begini Saran FWD Insurance
Hasil survei FWD Group Holdings Limited dan Ipsos menunjukkan 66% responden kelas menengah merasa tertekan secara finansial, atau hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Musababnya, responden khawatir soal kenaikan biaya hidup sebesar 70%, ketidakstabilan pendapatan 43%, dan tingginya biaya kesehatan 40%.
Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance Rudy F. Manik menjelaskan, survei tersebut mengidentifikasi adanya kesenjangan antara harapan hidup, kesiapan finansial, dan kondisi kesehatan di masa depan. Rata-rata responden memperkirakan hidup hingga usia 79 tahun, namun tabungan hanya cukup untuk menopang sekitar 19 tahun setelah pensiun.
Kemudian, kata Rudy, terdapat 2 potensi periode kerentanan kesehatan selama 2 hingga 4 tahun di masa tua. Hal itu menegaskan pentingnya perencanaan finansial jangka panjang, dan solusi perlindungan yang relevan.
“Setiap generasi menghadapi tekanan dan memiliki prioritas finansial yang berbeda di setiap tahapan kehidupannya. Melalui FWD Consumer Outlook Survey, kami ingin memahami kondisi, kebutuhan, dan kesenjangan perlindungan masyarakat kelas menengah secara lebih mendalam,” kata Rudy dalam keterangan resminya pada Senin (13/4).
Merespons hasil survei itu, kata Rudy, FWD Insurance memahami apa yang menjadi perhatian masyarakat lintas generasi, dengan menghadirkan produk asuransi yang relevan. Untuk itu, FWD Insurance memiliki sejumlah produk tradisional, baik produk asuransi konvensional maupun syariah seperti FWD Asuransi Jiwa, FWD Rencana Sejahtera, FWD Whole Life Protection.
Selain itu, kata Rudy, FWD Insurance memiliki aplikasi FWD Omne yang memungkinkan nasabah untuk mengakses berbagai berbagai layanan dalam satu platform, mulai dari melihat informasi polis, mengakses kartu asuransi digital, hingga pengajuan klaim, dan pemantauan status transaksi.
“Hasil survei ini semakin memperkuat komitmen kami untuk menempatkan kebutuhan pelanggan sebagai pusat dari segala hal yang kami lakukan dengan dukungan teknologi. Kami ingin menghadirkan pengalaman berasuransi yang lebih sederhana, mudah diakses, dan relevan, dan memberdayakan nasabah untuk celebrate living,” tutur Rudy.
Sebagai informasi, FWD Consumer Outlook Survey melibatkan lebih dari 1.000 responden kelas menengah di Indonesia. Survei dilakukan secara daring pada Oktober 2025, dengan rentang usia responden 21-65 tahun.