KAUMY Jakarta Serukan Perdamaian di Timteng, Upaya Redakan Konflik

0
71
Reporter: Rommy Yudhistira

Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) Daerah Khusus (DK) Jakarta menyerukan upaya perdamaian untuk meredakan konflik di kawasan Timur Tengah. Ajakan itu untuk menghindari potensi krisis kemanusiaan yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi global.

Ketua KAUMY DK Jakarta Wahyu Sandya Yudha Pangestu mengatakan, instabilitas di kawasan itu dapat mempengaruhi berbagai sektor strategis dunia, mulai dari perdagangan, energi, hingga akhirnya berdampak pada perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia.

“Perdamaian harus selalu menjadi pilihan utama. Upaya meredakan konflik melalui dialog dan pendekatan kemanusiaan menjadi langkah penting untuk mencegah penderitaan yang lebih besar bagi masyarakat sipil,” ujar Sandya dalam kegiatan Iftar Bareng dan Santunan Anak Yatim di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (8/3).

Seruan perdamaian dari KAUMY, kata Sandya, sejalan dengan prinsip kemanusiaan yang dikedepankan Muhammadiyah dalam merespons berbagai isu global. Sebelumnya, kata Sandya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah pun menekankan pentingnya penghormatan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan, hukum internasional, dan peran aktif masyarakat dunia untuk mendorong perdamaian.

Untuk memperkuat solidaritas KAUMY, Sandya mengatakan, pihaknya sedang merancang sejumlah inisiatif untuk memperkuat peran organisasi alumni. Salah satunya yakni rencana pembangunan rumah singgah bagi lulusan UMY dari daerah yang datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan, atau melanjutkan studi. Fasilitas itu, kata Sandya, diharapkan bisa membantu para alumni yang hendak memulai karier di Jakarta. Selain itu, KAUMY DK Jakarta juga memiliki situs resmi yang salah satu tujuannya adalah memperkuat jejaring alumni UMY.

Baca Juga :   MPKS PP Muhammadiyah Berdayakan Difabel Lewat Pelatihan hingga Pendampingan

“Selain itu, saya juga sedang mencoba mengkristalkan kolaborasi dan sinergi, salah satunya terkait pengembangan database alumni,” kata Sandya.

Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PCM Tanah Abang Ustaz Ziyad Muhammad mengatakan bahwa, bulan Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, dan meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai keadilan.

“Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama serta meneguhkan komitmen dalam membela nilai-nilai kebenaran dan keadilan,” kata Ziyad.

Santunan Anak Yatim
Dalam kesempatan yang sama, KAUMY DK Jakarta turut membagikan santunan kepada puluhan anak yatim dari Panti Asuhan Muhammadiyah Tanah Abang I. Santunan itu berasal dari donatur yang merupakan alumni UMY.

Kegiatan yang mengusung tema “Berkah Ramadan: Eratkan Silaturahmi dan Kolaborasi Antar-Alumni” ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan di kalangan alumni sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Dalam sesi berbagi pengalaman, alumni UMY yang juga sebagai Sosiolog & Associate Fellow di IKMAS Universiti Kebangsaan Malaysia Abdullah Sumarhadi menyoroti pentingnya menjaga suasana organisasi yang kondusif. Tujuannya agar KAUMY dapat berkembang dengan lebih solid.

Baca Juga :   Serikat Usaha Muhammadiyah: Zendo Layanan Ojol untuk Majukan Unit Bisnis Anggota

Menurut pria yang akrab disapa Abi, perbedaan pandangan menjadi hal yang lumrah dalam organisasi. Kendati demikian perbedaan itu tidak perlu dikelola dengan baik, agar tidak menimbulkan konflik yang berkepanjangan.

“Mereka sudah bergerak maju, sementara kita masih mencari bentuk. Perbedaan pendapat tentu ada, tetapi perlu dikelola dengan baik agar tidak menghambat perkembangan organisasi,” kata Abi.

Pentingnya Jejaring Alumni
Alumni UMY yang juga mantan anggota Bawaslu RI (2012–2017) Nasrullah menekankan jejarin organisasi alumni sebagai sarana untuk saling mendukung dalam perjalanan karier.

“Jalur ekstra itu sangat berguna. Pakailah HMI atau PMII, IMM atau yang lain,” tutur Nasrullah.

Pendapat serupa pun diucapkan oleh Panitera Mahkamah Konstitusi Hani Adhani yang mendorong para alumni yang sudah mapan dalam karier untuk membuka ruang bagi lulusan baru. Hani menyebutkan, solidaritas antara alumni menjadi kunci untuk membangun ekosistem yang saling mendukung.

“Saya kira kita semua perlu berkolaborasi dan saling membantu, karena teman-teman junior itu kalau bukan kita yang membantu, siapa lagi?” ujar Hani.

Baca Juga :   Unilever Indonesia Menggandeng ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Mulai Soal Kewirausahaan hingga Pemberdayaan Perempuan

Harapan Kolaborasi Alumni di Berbagai Daerah
Komisaris PT Jasamarga Tollroad Maintenance Nasaruddin berharap, komunikasi dan kolaborasi alumni UMY semakin kuat, dan dilakukan di berbagai daerah. Menurut Nasaruddin, banyak alumni UMY yang telah berkiprah, dan sukses di tingkat kabupaten, maupun provinsi.

Melalui silaturahmi ini, KAUMY DK Jakarta berharap semangat kebersamaan, dan kolaborasi antara alumni terus berkembang, sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Banyak alumni kita juga sukses di tingkat kabupaten dan provinsi. Ke depan diharapkan jejaring ini bisa semakin kuat hingga tingkat nasional,” kata Nasaruddin.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics